Jakarta, IDN Times – PDIP mengkritik wacana pengembalian sistem Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui DPRD. Kader muda PDIP, Muhammad Syaeful Mujab, menilai alasan menekan politik uang (money politic) bukan berarti dijadikan pembenaran untuk merampas kedaulatan rakyat untuk memilih pemimpinnya secara langsung.
Menurutnya, persoalan politik uang adalah tantangan yang harus diselesaikan tanpa harus mengamputasi hak pilih masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Muhammad Syaeful Mujab dalam konferensi pers Rakernas I PDIP, di Beach City International Stadium (BCIS), Ancol, Jakarta, Minggu (11/1/2026).
"PDI Perjuangan yakin persoalan politik uang itu tidak harus dengan mengamputasi hak rakyat untuk memilih," kata dia.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5141936/original/1500_1740390484-DALL__E_2025-02-24_16.47.10_-_A_futuristic_digital_illustration_representing_MANTA_Coin_cryptocurrency._The_image_features_a_sleek__modern_coin_design_with_a_manta_ray_logo_at_the_.jpg)
