Sekolah Rakyat Mengembalikan Mimpi Naila...

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

KALIMANTAN SELATAN, KOMPAS.com - Perjalanan hidup Naila perlahan berubah sejak ia menerima beasiswa Sekolah Rakyat, program pendidikan yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto.

Sebelum mengenal Sekolah Rakyat, Naila sempat yakin pendidikannya akan terhenti. Remaja 12 tahun asal Makassar itu bahkan sudah membayangkan hari-harinya tanpa bangku sekolah.

"Dulu aku kira enggak bisa sekolah, enggak bisa lanjut sekolah," kata Naila ketika berbincang dengan Kompas.com di peluncuran Sekolah Rakyat, Banjarbaru, Kalsel, Minggu (11/1/2026).

Naila berasal dari keluarga kurang mampu.

Ibunya bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) sementara sang ayah hanya buruh bangunan.

Baca juga: Datang dari NTT hingga Papua, Siswa Sekolah Rakyat Siap Tampil dan Sambut Prabowo di Banjarbaru

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=prabowo subianto, beasiswa sekolah rakyat, Naila, Sekolah Rakyat Banjarbaru&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8xMS8xNTE1Mjk2MS9zZWtvbGFoLXJha3lhdC1tZW5nZW1iYWxpa2FuLW1pbXBpLW5haWxh&q=Sekolah Rakyat Mengembalikan Mimpi Naila...§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

Kondisi ekonomi keluarga membuat hal-hal mendasar, seperti membeli seragam sekolah, menjadi tantangan besar.

"Kendala pas pembayaran baju, aku kalau enggak sekolah cuma bantu orangtua, menjaga adik," tuturnya.

Padahal, di dalam hati, Naila sangat ingin terus belajar. Keinginan itu kerap berbenturan dengan kenyataan pahit keterbatasan biaya.

"Iya, enggak punya uang," kata Naila.

Harapan Naila kembali tumbuh ketika ia diterima sebagai penerima beasiswa Sekolah Rakyat. Program ini menjadi jembatan baginya untuk kembali bermimpi dan menata masa depan.

"Adanya Sekolah Rakyat, aku bisa sekolah lagi, bisa membanggakan orangtua. Aku mau jadi polwan, supaya bisa menangkap orang jahat," kata dia.

Baca juga: Prabowo Bakal Hadiri Peluncuran Sekolah Rakyat di Banjarbaru Besok

Kesempatan berkembang di Sekolah Rakyat

Di Sekolah Rakyat, Naila hanya perlu fokus belajar.

Semua perlengkapan sekolah telah terpenuhi, mulai dari seragam, buku hingga asrama.

Bukan cuma itu, Sekolah Rakyat juga memfasilitasi Naila mendapatkan pembelajaran tambahan, yakni les berbahasa Inggris dan piano.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

"Dapat fasilitas lengkap dari pakaian, peralatan mandi, kasur, baju. Ada les juga, aku biasa les Bahasa Inggris, les piano, belum jago sih masih kurang," katanya lalu tertawa kecil.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PDI-P Jelaskan Alasan Tak Jadi Oposisi di Era Prabowo
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Jonatan Christie dan Fajar/Fikri Ungkap Biang Kerok Gagal Lolos ke Final Malaysia Open 2026
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Kasus Suap Pajak PT Wanatiara Persada, KPK Fokus Penyidikan di Jakarta
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Sebanyak 1.636 Petugas Haji 2026 Ikuti Diklat Selama 30 Hari | KOMPAS PETANG
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Menkum: Transformasi digital Kemenkum selesai sepenuhnya April 2026
• 13 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.