Populasi Kendaraan Nasional Naik 7 Juta Unit

viva.co.id
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Jumlah kendaraan bermotor di Indonesia terus mengalami peningkatan signifikan dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Data resmi menunjukkan populasi kendaraan nasional bertambah jutaan unit, seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas masyarakat di berbagai daerah.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS), dilihat VIVA Otomotif Minggu 10 Januari 2026, total kendaraan bermotor di Indonesia pada 2024 tercatat sebanyak 166.465.914 unit. Angka tersebut mencakup mobil penumpang, mobil bus, mobil barang, serta sepeda motor yang masih menjadi tulang punggung mobilitas nasional.

Baca Juga :
Toyota Diam-diam Daftarkan Mobil Listrik Baru di RI
Tampilan Gagah Banget, Segini Biaya Bulanan Pakai Hyundai Palisade di Jakarta

Sementara itu, data Korps Lalu Lintas Polri menunjukkan total kendaraan bermotor di Indonesia pada 2025 meningkat menjadi 173.703.373 unit. Artinya, dalam satu tahun terjadi penambahan sekitar 7,23 juta unit kendaraan di seluruh Indonesia.

Jika dirinci, jumlah mobil penumpang pada 2025 tercatat 21.033.084 unit, naik sekitar 588.577 unit dibandingkan 2024 yang berjumlah 20.444.507 unit. Kenaikan ini menunjukkan permintaan kendaraan pribadi roda empat masih tumbuh stabil.

Untuk kategori sepeda motor, lonjakannya paling signifikan. Dari 139.450.013 unit pada 2024, jumlah sepeda motor meningkat menjadi 145.679.527 unit pada 2025, atau bertambah sekitar 6.229.514 unit dalam satu tahun.

Kategori mobil barang juga mengalami peningkatan meski tidak sebesar kendaraan pribadi. Jumlah mobil barang naik dari 6.277.403 unit pada 2024 menjadi 6.491.339 unit pada 2025, bertambah sekitar 213.936 unit.

Adapun mobil bus tercatat naik dari 293.991 unit pada 2024 menjadi 309.348 unit pada 2025. Dengan demikian, terjadi penambahan sekitar 15.357 unit bus dalam setahun terakhir.

Data Korlantas Polri juga menunjukkan konsentrasi kendaraan masih bertumpu di wilayah dengan aktivitas ekonomi tinggi. Jawa Timur, Metro Jaya, dan Jawa Tengah menjadi wilayah dengan populasi kendaraan terbesar secara nasional.

Peningkatan jumlah kendaraan ini menjadi tantangan serius bagi pengelolaan lalu lintas dan transportasi publik. Tanpa pengendalian yang seimbang, lonjakan jutaan kendaraan berpotensi memperparah kemacetan dan tekanan infrastruktur.

Baca Juga :
Wajah Baru Mitsubishi Triton Muncul Diam-diam, Pasar Ini Kebagian Duluan
Industri Ungkap Segmen Kunci yang Bisa Angkat Penjualan Mobil
Peta Otomotif Asia Tenggara Berubah, Mobil Jepang Mulai Tersingkir

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pulau Sebesi sebagai Destinasi Geowisata Edukatif
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Penindasan Meningkat, Kebebasan Sipil di China Kian Menyempit
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
• 14 jam lalusuara.com
thumb
Puluhan Ribu Orang Turun ke Jalan di Minneapolis, Protes Penembakan Renee Good oleh Agen ICE
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Prediksi El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Final Piala Super Spanyol: Blaugrana Incar Trofi ke-16
• 12 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.