Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Bogor
Presiden RI Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 11 Januari 2026.
Informasi tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui akun media sosial Sekretariat Kabinet.
Dalam rapat tersebut, Teddy menyebutkan Presiden Prabowo membahas sejumlah agenda strategis yang berkaitan dengan penguatan industri nasional, investasi, serta pembangunan infrastruktur energi.
"Bapak Presiden meminta untuk dilakukannya penguatan dalam industri tekstil/garmen, salah satunya adalah revitalisasi supply chain," kata Teddy yang dikutip oleh tvrinews.com dari akun Instagram @sekretatriat.kabinet, Minggu, 11 Januari 2026.
Kemudian, Presiden Prabowo, lanjut Teddy, juga menyoroti penguatan sektor otomotif dan elektronik melalui investasi pada pengembangan teknologi semikonduktor.
Menurutnya, langkah ini ditujukan untuk membangun industri chip masa depan Indonesia yang akan dimanfaatkan oleh sektor otomotif, industri digital, serta elektronik.
Selain itu, rapat juga membahas perkembangan rencana peletakan batu pertama (groundbreaking) enam titik baru proyek hilirisasi dengan nilai investasi sekitar USD 6 miliar. Proyek-proyek tersebut dijadwalkan mulai berjalan pada awal Februari 2026.
Agenda berikutnya adalah rencana peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang akan dilaksanakan pada Senin, 12 Januari 2026.
Rapat terbatas tersebut turut dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala Danantara Rosan Roeslani, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Editor: Redaksi TVRINews



