Revitalisasi JPO Sarinah: Ikon JPO Pertama di Indonesia

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan kembali membangun ulang atau revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat. Keberadaan JPO Sarinah dinilai masih dibutuhkan, dan memiliki nilai historis sebagai JPO pertama yang dibangun di Indonesia.

Pantauan di lokasi, struktur lama JPO Sarinah masih membentang di atas Jalan MH Thamrin. Rangka besi jembatan tampak terbuka di sejumlah bagian dan sebagian tertutup banner, itu menandakan tahapan awal persiapan pembangunan ulang tengah berlangsung.

Di bawahnya, arus lalu lintas kendaraan tetap padat. Aktivitas pejalan kaki di sekitar pusat perbelanjaan Sarinah juga berjalan normal. Alternatif Penyeberangan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan keberadaan JPO Sarinah masih relevan sebagai alternatif penyeberangan yang aman, khususnya bagi penyandang disabilitas. Apalagi, kawasan Sarinah merupakan salah satu titik dengan mobilitas tinggi, baik kendaraan maupun pejalan kaki.

“Jadi, JPO Sarinah dalam kajian. Ini memang diperlukan terutama untuk difabel. Itu salah satu alasan, kemudian kenapa diadakan,” ujar Pramono, Jakarta, Jumat, 9 Januari 2026.
  Baca Juga:  Pembangunan JPO Sarinah Dikritik, Pramono : Pelican Crossing Masih Ada
Pramono memahami adanya pro dan kontra di masyarakat terkait rencana pengaktifan kembali JPO Sarinah. Sebagian kelompok pejalan kaki menginginkan penyeberangan tetap dilakukan di permukaan jalan melalui pelican crossing. Namun, Pemprov DKI memastikan seluruh fasilitas penyeberangan tetap tersedia sebagai pilihan bagi masyarakat. Nilai Sejarah
JPO Sarinah. MTVN/Cony Briliana

Selain aspek keselamatan, pembangunan ulang JPO Sarinah didorong oleh nilai sejarah yang melekat pada infrastruktur tersebut.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (TransJakarta), Welfizon Yuza, menegaskan JPO Sarinah bukan sekadar sarana penyeberangan, tetapi bagian penting dari sejarah transportasi dan tata kota Jakarta.

“Seperti yang sebelumnya disampaikan Bapak Gubernur Pramono Anung, revitalisasi JPO Sarinah merupakan langkah nyata Pemprov DKI dalam menghadirkan pilihan aksesibilitas yang inklusif. JPO Sarinah ini adalah JPO pertama di Indonesia,” kata Welfizon.

Dalam rencana revitalisasi, JPO Sarinah akan dilengkapi fasilitas lift untuk mendukung akses bagi difabel, lansia, dan ibu hamil. Pelican crossing di kawasan Sarinah tetap berfungsi normal dan menjadi opsi penyeberangan di permukaan jalan.

JPO Sarinah merupakan jembatan penyeberangan orang pertama yang dibangun di Jakarta dan menjadi ikon kawasan Sarinah sejak era awal pembangunan. Keberadaannya selama puluhan tahun menjadi bagian dari wajah Jalan MH Thamrin.

Pada 2022, JPO Sarinah dibongkar dengan alasan penataan kota dan pertimbangan estetika agar pandangan ke arah Patung Selamat Datang, serta bangunan bersejarah di sekitarnya tidak terhalang. Sebagai gantinya, Pemprov DKI menerapkan pelican crossing yang dinilai lebih ramah bagi difabel, lansia, dan ibu hamil.

Kini, Pemprov DKI Jakarta kembali mengkaji revitalisasi JPO Sarinah dengan pendekatan yang menggabungkan aspek sejarah, aksesibilitas, dan keselamatan, agar kawasan pusat kota tetap inklusif bagi seluruh pengguna jalan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Piala FA: Diwarnai Kartu Merah, MU Dipermalukan Brighton
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Wamen Christina Buka Peluang Penempatan Pekerja Migran Indonesia ke Suriname dan Guyana
• 11 jam lalujpnn.com
thumb
China Tanam Pohon Massal, Satu Negara Berubah Total
• 10 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
KPK takkan tampilkan tersangka korupsi dalam konpers sesuai KUHAP baru
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Kasus Intimidasi Warga di Garut Berakhir, Kades Panggalih dan Holis Akhirnya Lakukan Ini di Depan Dedi Mulyadi
• 8 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.