Susu UHT Langka di Diborong SPPG, BGN Minta Masyarakat Beralih Sumber Protein Lain

disway.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID – Keluhan mengenai sulitnya mendapatkan susu kemasan UHT di sejumlah gerai minimarket mulai ramai diperbincangkan masyarakat.

Kelangkaan ini diduga kuat berkaitan dengan masifnya pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mengandalkan susu sebagai salah satu komponen asupan utamanya.

BACA JUGA:Harga Suzuki Jimny 2026 Simulasi Cicilan Per Bulan, DP Besar dan Tenor Panjang Bisa Rp4 Jutaan

BACA JUGA:Siap-Siap! Registrasi Akun SNPMB 2026 untuk siswa Dibuka Besok, Begini Caranya Buat Daftar SNBP dan SNBT

Menanggapi fenomena tersebut, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, tidak menampik bahwa kebutuhan akan komoditas susu memang tengah melonjak drastis.

Tingginya angka serapan untuk program nasional membuat stok yang tersedia di pasar ritel mengalami tekanan.

"Susunya sebenarnya banyak, tapi memang kebutuhannya sekarang sangat besar. Saat ini kita sedang terus membangun pabrik-pabrik baru untuk mengimbangi permintaan tersebut," ujar Nanik saat ditemui wartawan di Jakarta, Minggu 11 Januari 2026.

Kelangkaan yang mulai dirasakan konsumen di tingkat ritel, seperti di Indomaret dan gerai lainnya, menjadi sinyal bahwa kapasitas produksi dalam negeri perlu segera ditingkatkan. Nanik menjelaskan bahwa pemerintah tidak tinggal diam melihat situasi ini.

BACA JUGA:JPO Penghubung Ancol dan JIS Segera Dibangun, Panjangnya Capai 350 Meter

Sebagai langkah jangka panjang guna memastikan stok tetap terjaga tanpa mengganggu kebutuhan konsumsi harian masyarakat umum, pemerintah sedang menginisiasi proyek besar di sektor hulu.

"Pemerintah sekarang sedang membangun 500 peternakan. Ini menjadi bagian dari upaya kita ke depan agar suplai tetap stabil dan kebutuhan program MBG maupun pasar reguler tetap bisa terpenuhi," tambahnya.

Diversifikasi Pangan Jadi Kunci

Sambil menunggu infrastruktur peternakan dan pabrik baru rampung, pemerintah juga mulai menggencarkan imbauan diversifikasi pangan.

BACA JUGA:FULL TIME: Persib 1-0 Persija, Maung Bandung Juara Paruh Musim Super League!

BACA JUGA:Harga Telur Diprediksi Melejit Jelang Ramadan, BGN Minta Masyarakat Beralih Konsumsi Ikan

Hal ini dilakukan agar ketergantungan masyarakat pada satu jenis sumber protein saja tidak memicu inflasi harga yang ugal-ugalan, terutama menjelang momen penting seperti bulan Ramadan.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Muncul Nama Reza Pahlavi saat Demo Iran, Siapa Dia?
• 10 jam laluidntimes.com
thumb
BMKG Prakirakan Hujan Petir Berpotensi Terjadi Seharian di Jawa Timur
• 24 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Kasus Nadiem, Google Tegaskan Tak Pernah Jual Chromebook, Cuma Beri Lisensi
• 23 jam lalukompas.com
thumb
KPK Ungkap Modus ”All In” Pejabat Pajak, ”Fee” Rp 4 Miliar Bisa  Pangkas Pajak Rp 60 Miliar
• 17 jam lalukompas.id
thumb
BI Umumkan Survei Keyakinan Konsumen Turun Tipis di Desember 2025
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.