LANGKAH Manchester United di ajang Piala FA 2025/2026 harus terhenti secara prematur. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Setan Merah dipaksa menyerah 1-2 oleh Brighton & Hove Albion dalam laga putaran ketiga yang penuh drama di Old Trafford, Minggu (11/1).
Sinar Terang Sang Mantan: Gol Indah Danny WelbeckSorotan utama dalam laga ini tertuju pada penyerang veteran Brighton, Danny Welbeck. Pemain didikan akademi Manchester United itu seolah tidak bosan menghantui publik Old Trafford. Setelah berkontribusi dalam proses gol pertama yang dicetak Brajan Gruda pada menit ke-12, Welbeck mencatatkan namanya sendiri di papan skor pada menit ke-64.
Gol tersebut tercipta melalui skema serangan balik cepat. Welbeck menerima umpan matang dari Gruda, melakukan satu sentuhan untuk mengecoh barisan pertahanan Manchester United, sebelum melepaskan tembakan melengkung kaki kiri yang bersarang tepat di pojok atas gawang Setan Merahyang dikawal Senne Lammens. Ini merupakan gol kedelapan Welbeck ke gawang Manchester United sejak ia meninggalkan klub tersebut.
Baca juga : Darren Fletcher akan Pimpin Manchester United Hadapi Brighton and Hove Albion di Piala FA
Dominasi Tanpa EfektivitasManchester United sebenarnya tampil sangat dominan di bawah arahan pelatih interim Darren Fletcher. Statistik menunjukkan Bruno Fernandes dkk menguasai bola hingga 72 persen. Namun, kegemilangan kiper Brighton, Jason Steele, yang melakukan serangkaian penyelamatan krusial dari peluang Diogo Dalot dan Benjamin Sesko, membuat tuan rumah frustrasi.
Manchester United baru bisa memperkecil ketertinggalan pada menit ke-85 melalui sundulan Benjamin Sesko memanfaatkan sepak pojok Fernandes. Namun, momentum kebangkitan tersebut sirna setelah pemain muda Shea Lacey menerima kartu merah di menit ke-89 akibat akumulasi kartu kuning.
Statistik Kunci Manchester United vs Brighton Statistik Manchester United Brighton Skor Akhir 1 2 Penguasaan Bola 72% 28% Tembakan (Tepat Sasaran) 18 (7) 6 (4) Pencetak Gol B. Sesko (85') B. Gruda (12'), D. Welbeck (64')Kekalahan ini memastikan Manchester United gagal melaju ke putaran keempat Piala FA untuk pertama kalinya dalam beberapa musim terakhir, sekaligus menambah tekanan bagi manajemen klub untuk segera meresmikan manajer permanen baru pascapemecatan Ruben Amorim.





