Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator bidang Pangan, Zulkifli Hasan kembali menuai kritik pedas dari pengguna media sosial. Hal ini menyusul dengan pernyataan Zulhas, sapaannya usai melakukan kunjungan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalikajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, pada Sabtu, 10 Januari 2026.
Usai melakukan peninjauan di SPPG tersebut, Zulhas menyampaikan pandangannya soal kemajuan suatu negara. Disebutnya bahwa kemajuan negara tidak tergantung pada pohon.
“Negara itu maju atau nggak bukan tergantung pohon, bukan tergantung subur tidak subur, tergantung manusianya. Betul, betul?,” kata Zulhas seperti dikutip dari potongan video yang diunggah di akun Instagram @kejadianesia, Senin 12 Januari 2026.
Zulhas juga menyinggung contoh negara Singapura sebagai bukti bahwa kemajuan bangsa tidak ditentukan oleh lahan pertanian. Menurutnya, meski tidak memiliki sawah dan sumber daya alam pertanian, Singapura tetap mampu menjadi negara maju berkat kualitas sumber daya manusianya.
“Buktinya apa? Singapura, Singapura nggak punya sawah. Tetangga kita itu, tanahnya kecil nggak punya pohon kelapa, nggak pelihara kambing, nggak ada. Tapi karena negara pinter, negara pendapatan tertinggi sedunia. Jadi negara dengan pendapatan tertinggi itu Singapur itu. Kenapa? Manusianya pinter, kenapa orang-orangnya pinter-pinter?,” sambung dia.
Ia menegaskan bahwa kualitas manusia menjadi faktor utama dalam menentukan kemajuan suatu bangsa. Ketua Umum PAN tersebut menilai kecerdasan masyarakat sangat dipengaruhi oleh asupan gizi yang baik sejak dini.
“Kalau orang pinter tergantung asupan, tergantung yang dimakan,” kata dia.
Sontak saja potongan video tersebut langsung ramai di media sosial. Tak sedikit dari mereka yang menghujat pernyataan Zulkifli Hasan tersebut.
“Bener kata Panji, mau berharap pada siapa kalau tidak berharap pada diri kita sendiri,” sindir netizen.
“Mengharap apa? Dari pemimpin yang tidak memiliki kemampuan untuk memimpin?,” sidnir netizen lainnya.
“Singapura pintar dengan keterbatasan SDA nya,,, klo melimpah seperti Indonesia pasti tetap "mengelola" Dengan baik" Tidak dirusak kayak hutan dan tambang saat ini... Jd masalah nya bukan pinter/tidak sdmnya semata.. Tp akhlak dan ketaqwaan yg utama nya!,” komentar netizen lain.





