4 Saham Naik Tajam Kena Suspensi BEI, Ada yang Loncat 104%

wartaekonomi.co.id
18 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Lonjakan harga saham PT Ifishdeco Tbk (IFSH) yang terbilang ekstrem mendorong PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengambil langkah tegas berupa penghentian sementara perdagangan saham. Kebijakan ini ditempuh sebagai upaya pendinginan (cooling down) sekaligus bentuk perlindungan bagi investor.

"Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Ifishdeco Tbk (IFSH), dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Ifishdeco Tbk (IFSH) pada tanggal 12 Januari 2026," kata Yulianto.

Pada perdagangan Jumat (9/1), saham IFSH ditutup menguat 15,86% ke level Rp1.680. Dalam kurun sepekan terakhir, kenaikannya bahkan menembus 104,88%, mencerminkan euforia yang cukup tinggi di pasar.

Baca Juga: Utilisasi Masih 30%, Begini Rekomendasi Sinarmas Sekuritas Saham RMKE

Tak hanya IFSH, BEI juga memberlakukan suspensi terhadap sejumlah saham lain yang mengalami pergerakan signifikan. Saham PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM) ditutup naik 9,84% ke Rp134 dengan kenaikan mingguan 32,67%.

PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (AHAP) menguat 2,14% ke Rp191 dan mencatat kenaikan 15,06% dalam sepekan. Sementara itu, saham PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) melonjak 12,22% ke Rp202 dengan akumulasi kenaikan mingguan mencapai 62,90%.

Baca Juga: Emiten Hermanto Tanoko (RISE) Bakal Tebar Saham Bonus Rp525,36 Miliar

Yulianto menegaskan, "Penghentian sementara perdagangan saham dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya."

Seiring kebijakan tersebut, seluruh pihak yang berkepentingan diharapkan terus mencermati keterbukaan informasi yang disampaikan oleh masing-masing perseroan agar keputusan investasi tetap didasarkan pada data yang akurat dan transparan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Hasil Serie A: Drama 4 Gol, Inter Milan Tetap di Puncak Usai Imbangi Napoli
• 22 jam laluviva.co.id
thumb
Ini Ancaman yang Diterima Hesti Purwadinata dan Suami Usai Dukung Buku Aurelie Moeremans
• 17 jam laluinsertlive.com
thumb
Megawati: Kritik terhadap Kekuasaan Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
Pedro Pascal Dibekam Usai Cedera Leher Saat Syuting Avengers: Doomsday
• 14 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Sekolah Rakyat Bisa Tekan Kemiskinan, Mutu Jadi Kunci
• 13 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.