Megawati: Kritik terhadap Kekuasaan Harus Berbasis Data, Bukan Emosi

liputan6.com
6 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyatakan, sikap kritis dan pengawasan terhadap kekuasaan harus selalu dilandasi oleh data dan fakta.

Dia tidak ingin, sikap tersebut hanya sebatas amarah atau emosi sesaat. 

Advertisement

BACA JUGA: Rakernas PDIP: Pemerintah Diminta Tegas Tolak Intervensi AS terhadap Venezuela

“Menghadapi kekuasaan, perjuangan Partai tidak dijalankan dengan kemarahan, bukan dengan serangan personal, dan bukan dengan konfrontasi kosong. Cara-cara demikian justru menjauhkan kita dari watak kenegarawanan,” kata Megawati dalam pidato penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan Tahun 2026 di Jakarta, Senin (12/1/2026).

Presiden ke-5 RI ini menambahkan, garis perjuangan partai adalah perjuangan gagasan, kekuatan moral, serta keberpihakan kebijakan pada Rakyat Marhaen.

Sebagai partai penyeimbang, PDI Perjuangan berkewajiban memastikan kebijakan negara tidak menjauh dari kepentingan rakyat kecil dan keadilan sosial.

“Kritik kita harus berbasis data, pengalaman nyata Rakyat, dan nilai ideologis, bukan provokasi emosional. Dengan cara itulah Partai menjaga martabat politiknya,” pesan Megawati.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bos Bulog Usul Beras SPHP Bisa Dibeli Masyarakat Lebih dari 2 Pack Per Orang, Ini Alasannya
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Menteri PPPA: Sekolah Aman Kunci Tumbuh Kembang Anak Indonesia
• 19 jam lalutvrinews.com
thumb
Bareskrim Minta Masyarakat Laporkan Praktik Tambang Ilegal di Sumbar
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Pemerintah Pacu Pemerataan Internet untuk Perkuat Pembelajaran Digital
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Zulhas Targetkan Beras Satu Harga di RI Berlaku Tahun Ini
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.