Pertahankan Hp dari Maling, Siswi SD di Medan Diseret Motor 20 Meter

kumparan.com
21 jam lalu
Cover Berita

Siswi kelas 3 sekolah dasar bernama Jovita Vianitan (9 tahun) terseret sejauh 20 meter. Ia berpegang pada behel motor yang dipacu oleh maling.

Jovita melakukan itu demi mempertahankan handphone (hp) yang dicuri.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (10/1) sekitar pukul 11.30 WIB di rumah Jovita, Gang Perabot, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, saat ia pulang sekolah.

Ayah korban, Darfan (52), menceritakan kejadian yang menimpa anaknya. Saat itu, Darfan hendak menjemput Jovita di sekolah. Namun, sang anak ternyata sudah pulang lebih dahulu. Sementara ibu Jovita sedang bekerja dan tidak berada di rumah.

“Aku mau jemput dia sekolah. Sampai di sekolah, aku tunggu, dia engga ada. Ternyata anak ini sudah pulang ke rumah,” kata Darfan saat ditemui di kediamannya, Senin (12/1).

Darfan menjelaskan, awalnya anaknya sedang berada di kamar mandi untuk buang air kecil. Tiba-tiba, Jovita mendengar suara pintu depan terbuka. Ia mengira orang yang masuk ke rumah adalah ayahnya.

“Dibilang anak saya ‘Saya kira bapak pulang, terus lari ke depan. Ternyata bukan, ada orang datang ambil uang sama hp, aku kejar’. Terus anak saya bilang ‘bang, jangan HP aku, jangan!’,” ujar Darfan.

Jovita kemudian mengejar pelaku dengan memegang behel bagian belakang sepeda motor milik pelaku. Akibatnya, ia terseret sejauh 20 meter.

“Terus pelaku ini engga mau dihiraukan. Adik itu dipegang terus keretanya (motor) di belakang itu, dikencangin terus, lari dia,” ucap Darfan.

Menurut Darfan, sang anak berhasil menyelamatkan hp miliknya setelah pelaku panik karena takut diamuk massa.

“Pelaku berhenti, baru dikasih hp adik itu,” imbuh Darfan.

Akibat kejadian tersebut, Jovita mengalami luka-luka di bagian kaki kanan dan kiri. Sementara uang tunai sebesar Rp 100.000 raib dibawa pelaku.

“Lukanya di bawah lutut kanan dan kiri,” kata Darfan.

“Dia (pelaku) itu bukan manusia. Orang itu bukan manusia lagi,” lanjutnya.

Darfan berharap pelaku segera ditangkap. Ia mengaku sudah membuat laporan ke pihak kepolisian.

“Harapannya, mudah-mudahan pelaku ini tertangkap. Kita serahkan kepada pihak berwajib. Kalau engga tertangkap, nanti pasti kena lagi. Mungkin lebih parah dari anak saya,” ucap Darfan.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, Iptu Agus Purnomo, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dan pelaku sudah teridentifikasi.

“Laporan sudah kami terima, dan pelaku sudah teridentifikasi. Mohon doanya semoga cepat tertangkap pelakunya,” kata Agus saat dikonfirmasi, Senin (12/1).


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Minho SHINee dan Highlight Akan ke Jakarta Pekan Ini, Simak Profilnya Berikut
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
KAI Logistik Kirim Lebih dari 5.200 Hewan Peliharaan selama Periode Nataru 2025/2026
• 22 jam lalumediaapakabar.com
thumb
KPK Geledah Kantor Pajak Madya Jakarta Utara Terkait Suap Rp4 Miliar
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
ICJR: Tak Ada Pidana yang Dilanggar Pandji Lewat Stand Up Mens Rea
• 11 jam laluidntimes.com
thumb
Cuaca Ekstrem, BPBD Minta Warga Bekasi Waspada Hujan Deras dan Angin Kencang
• 15 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.