Gus Ipul Ungkap Arahan Presiden Terkait Sekolah Rakyat: Dilarang Sogok Menyogok

disway.id
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID -- Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan pesan Presiden Prabowo Subianto dalam proses perekrutan di Sekolah Rakyat.

Ia menegaskan bahwa Presiden memberikan arahan tegas agar tidak ada praktik sogok-menyogok atau suap dalam penerimaan siswa Sekolah Rakyat.

"Jadi, menteri sosial tidak bisa titip, menteri sosial tidak bisa menitipkan siapa pun yang bisa sekolah di sekolah rakyat. Arahan presiden cukup jelas, tidak boleh ada sogok-menyogok, tidak boleh ada suap-menyuap untuk bisa sekolah di sekolah rakyat," tegas Gus Ipul dalam peresmian 166 sekolah rakyat, Senin, 12 Januari 2026.

BACA JUGA:Prabowo Ingatkan Anak Sekolah Rakyat: Hormati Pekerjaan Orang Tua, Pemulung Lebih Mulia daripada Koruptor

"Inilah wujud nyata gagasan presiden, negara hadir membela yang lemah. Sekolah rakyat adalah sistim rekayasa sosial yang teruji dan terpuji," lanjutnya.

Ia menjelaskan bahwa program Sekolah Rakyat dirancang untuk menjangkau anak-anak yang selama ini tergolong sebagai the invisible people, yakni kelompok masyarakat yang kerap luput dari perhatian dan hidup dalam kondisi sangat rentan.

Menurut Gus Ipul, proses perekrutan murid di Sekolah Rakyat.

"Hasilnya anak-anak yang masuk sekolah rakyat berasal dari keluarga dengan kondisi yang sangat rentan. 60% orang tua mereka bekerja sebagai buruh, buruh harian lepas, kuli bangunan, buruh tani, buruh nelayan, tukang ojek, tukang cari rumput, pemulung, dan lain sebagainya," imbuhnya.

Menurutnya, mayoritas dari mereka memiliki penghasilan tidak tetap, bahkan 67 persen berpenghasilan di bawah Rp1 juta per bulan.

BACA JUGA:Hujan Sejak Deras Pagi, Dua RT di Cilandak Timur Terendam Banjir

"65% memiliki tanggungan keluarga di atas 4 orang. 454 siswa sekolah rakyat berasal dari mereka yang tidak atau belum pernah mengeyam bangku pendidikan," ungkapnya.

Sementara itu, 298 siswa diantaranya merupakan putus sekolah.

"298 siswa sekolah rakyat sebelumnya mengalami putus sekolah atau tidak lulus sekolah dan sebagian dari mereka bahkan sudah bekerja di usia yang sangat muda," paparnya.

166 Sekolah Rakyat Resmi Beroperasi

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul melaporkan saat ini sudah ada 166 sekolah rakyat yang telah beroperasi di 34 provinsi Indonesia

Adapun rincinnya yaitu 60 sekolah beroperasi di bulan Juli 2025, 37 sekolah di Agustus dan 66 titik di akhir September dan awal Oktober.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polisi Telusuri Pria Terekam CCTV Kasus Tewasnya Perempuan di Kos Bekasi
• 23 jam laluidntimes.com
thumb
Unggahan Misterius Jadi Sorotan, Hailey Bieber Akhirnya Angkat Bicara
• 4 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Kartu Merah Warnai Keberhasilan Barcelona Raih Piala Super Spanyol
• 15 jam lalumedcom.id
thumb
Cuaca Buruk, 109 Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Delay Sepanjang Hari Ini
• 19 menit lalukumparan.com
thumb
Periksa Pihak PWNU DKI, KPK Dalami soal Inisiatif Travel Haji Khusus
• 1 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.