Merahputih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta bergerak cepat menangani dampak banjir yang merendam kawasan Jalan NIS, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Senin (12/1). Petugas menyiagakan puluhan titik pengungsian dan armada perahu karet untuk membantu aktivitas warga yang terhambat genangan air.
Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah memetakan lokasi-lokasi aman bagi warga.
Baca juga:
Kali Krukut dan Grogol Meluap, Kawasan Pondok Labu Ikut Terendam Banjir
"Kita sudah menyiapkan puluhan titik pengungsian yang memang dibutuhkan, salah satunya seperti di Cilandak Timur ini, ya, di RT 03/RW 03," ujar Mohamad Yohan saat memantau lokasi, Senin.
Meski hingga pukul 10.00 WIB belum ada warga yang dilaporkan mengungsi, BPBD tetap memastikan seluruh fasilitas penunjang tersedia. Selain tempat tinggal sementara, petugas memprioritaskan penyediaan perahu karet untuk memudahkan mobilisasi warga, terutama bagi para pekerja dan anak sekolah yang melintasi area banjir.
"Lebih kepada mobilisasi warga yang membutuhkan, seperti yang mau keluar ke kantor atau tadi saya lihat ada yang anaknya pulang sekolah, ya," tambah Yohan.
Baca juga:
Update Banjir Jakarta Hari Ini: Pasar Minggu Dikepung Air 95 Sentimeter, 4 Ruas Jalan di Jakut Terendam
Berdasarkan laporan di lapangan, ketinggian air di Jalan NIS sempat menyentuh angka 95 sentimeter pada pukul 09.00 WIB sebelum akhirnya berangsur turun menjadi 65 sentimeter pada siang hari.
Luapan Kali Krukut akibat hujan deras di area hulu menjadi penyebab utama meluapnya air ke pemukiman.
Data BPBD mencatat setidaknya ratusan warga terdampak akibat peristiwa ini. Di RT 03/RW 03, tercatat ada 149 KK atau sekitar 476 jiwa yang terdampak.
Sementara itu, di RT 09/RW 03 terdapat 99 KK (326 jiwa) dan di RT 13/RW 01 sebanyak 45 KK (105 jiwa) yang juga mengalami kendala serupa. Petugas gabungan terus bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kenaikan debit air susulan.



