Presiden Prabowo Subianto menegaskan rencana pemerintah untuk segera membuka kampus-kampus kedokteran dan teknik yang dapat diakses oleh seluruh anak bangsa tanpa dipungut biaya.
Hal itu disampaikan Prabowo saat berpidato dalam Peresmian 166 Sekolah Rakyat di 34 provinsi yang digelar di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS), Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1).
"Saya akan buktikan kepada seluruh rakyat Indonesia dalam waktu dekat kita akan buka kampus-kampus kedokteran dan di kampus kedokteran ini, dan rencana saya kampus-kampus kedokteran, kampus-kampus teknik dan sebagainya nanti dibuka untuk semua anak-anak Indonesia dan mereka tidak boleh bayar, dibayar oleh negara," tegas Prabowo.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan pendidikan menjadi sarana paling tepat untuk memutus mata rantai kemiskinan meski diakui membutuhkan anggaran besar.
"Pendidikan adalah sarana yang paling benar untuk menghilangkan kemiskinan. Tapi pendidikan butuh uang, uang kita kalau dicuri, kalau dikorupsi kurang untuk membangun semua sekolah yang kita ingin bangun, Saudara-saudara. Semua kampus yang kita ingin bangun," ujar dia.
Lebih lanjut, Prabowo menyoroti kondisi Indonesia yang masih kekurangan tenaga medis dalam jumlah besar.
"Kita kekurangan dokter, kita kekurangan ratusan ribu dokter, rakyat kita perlu dokter, perlu dokter gigi," tandasnya.
Pada kampanye Pilpres 2024, membangun 300 Fakultas Kedokteran (FK) merupakan salah satu janji kampanye utama Prabowo untuk mengatasi krisis tenaga medis di Indonesia.



