Profil Koin Manta yang Disebut Cuan 500% Malah Anjlok 96%, Menyeret Timothy

katadata.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Polda Metro Jaya mengusut kasus dugaan penipuan kripto yang menyeret influencer investasi Timothy Ronald. Korban melaporkan kasus itu karena rugi setelah mengikuti sinyal dari Timothy untuk membeli koin Manta Network dengan janji kenaikan hingga 300% - 500%. Apa itu Kripto Manta?

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan laporan tersebut telah diterima Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). "Benar, ada laporan terkait kripto oleh pelapor inisial Y," kata Budi di Jakarta, Senin (12/1) dikutip dari Antara.

Sebelumnya, beredar unggahan di Instagram dalam akun @cryptoholic.idn. Isinya memperlihatkan Timothy Ronald dan Kalimasada dipolisikan.

Unggahan tersebut menyertakan tanda terima laporan polisi. Dalam laporan tersebut, kasus berawal saat korban bergabung dalam grup Discord yang di dalamnya ada penawaran perdagangan kripto.

Dalam grup tersebut, korban diberikan sinyal pada Januari 2024 untuk membeli koin Manta Network (MANTA) dengan janji kenaikan 300% – 500%. Korban lalu membeli coin MANTA senilai Rp 3 miliar karena mempercayai penawaran tersebut.

Namun, harga koin MANTA justru mengalami penurunan hingga minus 90 persen. Atas kejadian tersebut. korban yang merasa dirugikan mendatangi Polda Metro Jaya untuk membuat laporan.

Apa itu Koin Manta?

Koin Manta merupakan token asli dari Manta Network, yakni platform blockchain modular yang berfokus pada privasi dan skalabilitas menggunakan teknologi Zero-Knowledge Proof (ZK) untuk aplikasi Web3.

Manta Network adalah proyek kripto yang bertujuan membuat transaksi digital menjadi lebih aman dan lebih privat. Sederhananya, Manta ingin pengguna bisa bertransaksi di dunia kripto tanpa harus membuka data pribadi mereka ke publik.

Berdasarkan Coinmarketcap, koin Manta sempat naik beberapa bulan setelah peluncurannya pada 18 Januari 2024. Manta tercatat berada di harga US$ 3.915 pada 13 Maret 2024 atau setara Rp 65,9 juta (kurs Rp16.860 per US$).

Namun, hingga hari ini Koin Manta justru melemah 96,51% ke level US$ 0,0789 atau menjadi hanya Rp 1.330.

Melansir laman resminya, proyek ini dibuat oleh tiga pendiri, yaitu Victor Ji, Shumo Chu, dan Kenny Li, dan mulai dikembangkan sejak 2020. Manta Network banyak digunakan untuk aplikasi kripto berbasis Web3, terutama di sektor keuangan digital atau DeFi.

Keunggulan utama Manta Network adalah penggunaan teknologi yang memungkinkan transaksi tetap bisa diverifikasi, tanpa harus memperlihatkan detail sensitif seperti jumlah dana atau identitas pengguna.

Koin MANTA punya beberapa kegunaan utama. Pertama, koin ini dipakai untuk membayar biaya transaksi di jaringan Manta. Setiap kali pengguna melakukan aktivitas, seperti mengirim aset atau menggunakan aplikasi, dibutuhkan MANTA sebagai biaya.

Kedua, MANTA bisa digunakan untuk staking, yaitu mengunci koin agar jaringan tetap aman dan stabil. Ketiga, pemilik MANTA juga bisa ikut memberi suara dalam pengambilan keputusan penting terkait pengembangan Manta Network.

Selain itu, MANTA sering digunakan sebagai hadiah atau insentif bagi pengguna yang aktif, misalnya penyedia likuiditas atau anggota komunitas.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kilau Cuan Emas Harga Naik 67% pada 2025, Laporan Dari World Gold Council
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Mauricio Souza Luapkan Unek-Unek Buntut Persija Kalah dari Persib: Pertandingan Sering Berhenti, Soroti Wasit Cuma Kasih Injury Time 4 Menit
• 23 jam lalubola.com
thumb
20 Pasien Terjebak Banjir di Klinik Tradisional Serang
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Persija Dibungkam Persib, Rizky Ridho: Kami Tunggu di Jakarta
• 4 jam lalugenpi.co
thumb
Polisi Segera Gelar Perkara Kasus Keluarga Tewas Diduga Keracunan di Warakas
• 1 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.