Pantau - Kepala Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI, M. Najib Ibrahim, menerima kunjungan studi mahasiswa London School of Public Relations (LSPR) Jakarta di Ruang Abdul Muis, Gedung DPR RI, pada Senin, 12 Januari 2026.
Kunjungan ini menjadi ajang berbagi informasi untuk memperkenalkan secara langsung peran DPR RI serta fungsi Biro Pemberitaan Parlemen kepada generasi muda, khususnya mahasiswa.
Najib menyampaikan pentingnya melihat langsung proses kerja DPR agar tidak hanya menilai dari luar.
"Kalau kita melihat dari luar, tentunya perspektifnya akan berbeda. Dengan hadir langsung di sini, teman-teman bisa melihat dan menilai secara langsung apa yang terjadi di Gedung DPR ini," ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa generasi muda harus memahami dan terlibat dalam kerja-kerja parlemen karena DPR merupakan bagian penting dari fondasi negara.
"Gedung DPR ini adalah fondasi negara. Harus kita cintai, kita bangun bersama, dan kita harus terlibat di dalamnya," tegasnya.
DPR RI sebagai Pilar DemokrasiNajib menjelaskan bahwa DPR RI memiliki tiga fungsi utama dalam sistem demokrasi, yaitu legislasi, anggaran, dan pengawasan.
Menurutnya, ketiga fungsi tersebut merupakan bentuk nyata dari check and balances dalam pemerintahan.
"Fungsi check and balances itu harus berjalan. Tidak bisa satu kekuasaan berdiri sendiri tanpa yang lain," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa meski DPR RI sering menjadi sorotan publik, proses politik yang terjadi di dalamnya kerap tak terlihat oleh masyarakat.
"Yang tidak terlihat adalah prosesnya. Ada pembahasan di panitia kerja yang berlangsung lama, bahkan sampai 24 jam, dan itu jarang diketahui publik," jelasnya.
Peran Biro Pemberitaan ParlemenDi akhir pertemuan, Najib menekankan bahwa Biro Pemberitaan Parlemen memiliki tugas penting dalam menyampaikan informasi utuh mengenai kinerja DPR RI kepada masyarakat.
Penyampaian ini dilakukan melalui berbagai platform media agar publik dapat memahami peran DPR secara menyeluruh.
"Kami berupaya memberikan gambaran utuh tentang kinerja DPR RI kepada publik melalui media yang tersedia," ia mengungkapkan.




