Rakernas PDIP Hasilkan 21 Rekomendasi, Ini Isinya

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – PDI Perjuangan (PDIP) menghasilkan 21 rekomendasi eksternal dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP Tahun 2026. 

Deretan rekomendasi itu dibacakan langsung Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Aceh, Jamaluddin Idham dalam acara penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan Tahun 2026 di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Senin, 12 Januari 2026.

Baca Juga :
Eksepsi Nadiem Makarim Ditolak Hakim, Pakar Hukum: Dakwaan Jaksa Kuat dan Sah
Survei RPI: Mayoritas Publik Optimis Reformasi Budaya Polri Terjadi di 2026

Mengusung tema "Satyam Eva Jayate: Di sanalah Aku Berdiri Untuk Selama-lamanya," dokumen ini menjadi kompas politik partai dalam menghadapi tantangan nasional maupun global.

Jamaluddin menegaskan landasan moral yang diambil partai dalam merumuskan rekomendasi tersebut. 

"Kebenaran itu adalah kebenaran ideologis Pancasila; kebenaran konstitusional berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta kebenaran etika yang berpihak kepada Rakyat. PDI Perjuangan menempatkan etika-moral, keteladanan, dan kebenaran hakiki sebagai pandu perjuangan politik," kata Jamaluddin Idham, saat membacakan rekomendasi.

Berikut adalah 21 poin Rekomendasi Eksternal Rakernas I PDI Perjuangan Tahun 2026 selengkapnya:

1. Rakernas Partai menegaskan sikap politik PDI Perjuangan untuk memperkokoh kedaulatan politik, berdikari dalam bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan sebagai pedoman utama dalam menghadapi dinamika geopolitik global dan tantangan nasional, dengan menolak segala bentuk tekanan, ketergantungan, dan dominasi kekuatan asing maupun kepentingan ekonomi global yang merugikan kepentingan nasional, serta memastikan bahwa seluruh kebijakan negara dijalankan berdasarkan Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan kepentingan Rakyat demi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, dan berkeadaban di tengah pergaulan dunia.

2. Rakernas I Partai mendesak pemerintah untuk tegas menyatakan penolakan terhadap segala bentuk pelanggaran kedaulatan suatu negara Merdeka dari intervensi asing sebagaimana terjadi dengan penculikan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Selain merendahkan marwah PBB, Dasa Sila Bandung, dan bertentangan dengan Hukum Internasional, sikap tersebut juga tidak sejalan dengan pembukaan UUD NRI 1945 yang menegaskan bahwa kemerdekaan ialah hak segala bangsa, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan, dan perikeadilan.

3. Rakernas I Partai menegaskan bahwa peningkatan kualitas demokrasi Indonesia memerlukan pelaksanaan fungsi kontrol dan penyeimbang kekuasaan negara (checks and balances) secara kritis dan efektif melalui pelembagaan partai politik, perlakuan yang setara dan adil bagi seluruh partai politik, reformasi sistem hukum yang berkeadilan, penguatan masyarakat sipil, kebebasan pers, dan perlindungan hak setiap warga negara dalam kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat yang dijamin oleh UUD NRI 1945.

Baca Juga :
Laporan Istri Tewas Dipatuk Ular Tak Teregister, 4 Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan Ke Propam Polri
Prabowo Ingatkan Dirut Pertamina Jangan Korupsi: Pecat yang Anda Nilai Tak Bagus
PDIP: Pemangkasan TKD Tak Adil dan Langgar Azas Desentralisasi

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
• 21 jam lalusuara.com
thumb
Banjir di Jembatan Tiga Pluit, Motor Pengendara Diangkut Gerobak Rp100.000
• 17 jam lalukompas.com
thumb
Digugat Wanprestasi Rp 5 M, Pihak Adly Fairuz Endus Motif Tersembunyi
• 18 jam lalugrid.id
thumb
Jalan Pantura Widorokandang Banjir, Lalu Lintas Rembang-Pati Macet hingga 2 Km
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Ditpolairud Polda Metro Jaya Patroli di Pluit Jakut Antisipasi Banjir Kiriman
• 9 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.