Louis Tomlinson merefleksikan kembali perjalanan rekan-rekannya pascapembubaran One Direction pada 2015. Dalam wawancara sampul bersama Billboard yang dirilis Senin (12/1), pelantun lagu "Lemonade" ini mengakui bahwa dirinya sama sekali tidak terkejut melihat Harry Styles bertransformasi menjadi megabintang global.
Louis, 34, mengungkapkan sejak awal para anggota band sudah melihat potensi besar dalam diri Harry.
“Saya selalu tahu Harry akan melakukan apa yang telah ia capai sekarang, saya yakin dia telah melampaui ekspektasinya sendiri dalam caranya menaklukkan dunia, tetapi kami tahu dia memiliki segalanya yang dibutuhkan untuk menjadi artis yang hebat,” ujar Tomlinson.
Selain Harry, Louis juga memiliki firasat kuat terhadap Niall Horan. Menurutnya, kepribadian Niall yang menyenangkan menjadi modal utama untuk menarik hati publik. "Niall saya punya firasat baik tentangnya juga, dia orang Irlandia, dia menyenangkan, semua orang mencintainya," tambahnya.
Ketakutan dan Rasa Pahit Pasca PerpisahanMeski bangga terhadap rekan-rekannya, Louis secara jujur mengakui adanya ketakutan besar saat ia harus melangkah sendirian. Ia merasa skeptis bisa sesukses anggota lainnya, mengingat sejarah industri musik yang jarang memihak pada semua mantan anggota grup vokal.
"Sejarah mengatakan biasanya tidak lebih dari dua orang (yang sukses solo)," kata Tomlinson. “Sangat menakutkan bagi saya saat memikirkan itu. Saya tidak pernah berpikir, 'Saya akan berada di kelompok [alumni One Direction] yang berhasil itu'."
Kejujuran ini bukan pertama kalinya diutarakan Louis. Pada Februari 2023, ia sempat bercerita kepada The Times betapa terpukulnya dia saat One Direction memutuskan untuk berpisah.
"Ketika One Direction bubar, saya merasa sangat malu, saya benar-benar hancur," ungkapnya kala itu. "Saya merasa sedikit pahit, saya kira karena itu terasa seperti kehilangan lainnya bagi saya."
Babak Baru KehidupanNamun, waktu telah mendewasakan pandangannya. Meskipun merindukan momen bersama Harry Styles, 31, Niall Horan, 32, Zayn Malik, dan mendiang Liam Payne, Louis mengaku sudah bisa berdamai dengan keadaan.
"Tapi saya memiliki pemahaman yang lebih baik tentang banyak hal sekarang, dan tidak ada lagi banyak kemarahan. Memang begitulah adanya," tuturnya. Louis menegaskan bahwa meskipun ia merindukan rekan-rekan satu bandnya, ia kini menikmati jalannya sendiri dan merasa "sudah waktunya" untuk sebuah perubahan. (People/Z-2)




