Bursa saham Jepang menguat tajam pada awal perdagangan Selasa (13/1/2026), dipicu spekulasi bahwa Perdana Menteri Sanae Takaichi akan menggelar pemilihan umum.
IDXChannel - Bursa saham Jepang menguat tajam pada awal perdagangan Selasa (13/1/2026), dipicu spekulasi bahwa Perdana Menteri Sanae Takaichi akan menggelar pemilihan umum lebih awal untuk memanfaatkan tingginya tingkat dukungan publik terhadap pemerintahannya.
Dilansir dari CNA, indeks Nikkei 225 melonjak 3,37 persen atau naik 1.751,20 poin ke level 53.691,09 pada awal perdagangan hari ini.
Kenaikan ini juga dipengaruhi oleh sentimen positif dari Wall Street semalam serta aksi beli lanjutan setelah libur nasional di Jepang.
Takaichi, yang dilantik sebagai perdana menteri perempuan pertama Jepang pada Oktober lalu, saat ini menikmati tingkat persetujuan publik sekitar 70 persen.
Namun, koalisi yang berkuasa hanya mengantongi mayoritas tipis di majelis rendah parlemen, sehingga menyulitkan pemerintah dalam mendorong agenda kebijakan.
"Jika kabar rencana pemilihan majelis rendah dikonfirmasi, kami mengantisipasi tren pembelian yang diperbarui," kata rumah pialang Monex.
Takaichi tengah mempertimbangkan untuk membubarkan majelis rendah pada awal masa sidang parlemen yang dimulai pada 23 Januari, demikian dilaporkan surat kabar Yomiuri dan Mainichi dengan mengutip sumber-sumber pemerintah yang tidak disebutkan namanya.
Jika langkah tersebut diambil, pemilihan umum diperkirakan berlangsung pada awal atau pertengahan Februari. (Reporter: Nasywa Salsabila) (Wahyu Dwi Anggoro)



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5470802/original/074611900_1768233850-SnapInsta.to_612580495_18311244286270592_6441819611277000218_n.jpg)
