KUR Sektor Pertanian 2026 Rp 300 Triliun, Airlangga: Bisa Dinaikkan, Tidak Ada Pembatasan

viva.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan, pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 300 trilliun sebagai plafon Kredit Usaha Rakyat (KUR) di sektor pertanian pada tahun 2026.

Targetnya yakni untuk penguatan pembiayaan, produksi, dan ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Baca Juga :
Akui Model Bisnis SPPG Luar Biasa, Airlangga Siapkan Rp 335 Triliun buat Program MBG 2026
Trump Ancam Tarif 25 Persen ke Negara yang Berdagang dengan Iran, Airlangga: RI Tidak Khawatir!

"Tahun ini kita punya plafon Rp 300 triliun, agar bagaimana bisa terus mendorong pembiayaan KUR pertanian," kata Airlangga dalam konferensi pers 'Food and Security Summit 2026' di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Selasa, 13 Januari 2026.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto
Photo :
  • [Mohammad Yudha Prasetya]

Dia mengatakan, plafon tersebut masih bisa dinaikkan sesuai kebutuhan. Hal itu karena tidak adanya pembatasan sektor, sepanjang pembiayaannya memang diperuntukkan bagi sektor-sektor produktif, tepat sasaran, dan mendukung peningkatan produksi pangan nasional.

"Untuk pertanian pun plafonnya bisa kita naikkan. Tidak ada pembatasan untuk (sektor) pertanian," ujarnya.

Airlangga menambahkan, pencapaian di sektor ketahanan pangan tahun 2025 lalu tercatat makin baik. Antara lain dapat dilihat dari perolehan produksi beras yang mencapai 34,71 juta ton, serta produksi jagung sekitar 16 juta ton.

"Kita bersyukur bahwa di tahun 2025 kita bisa mengatasi kemampuan kita untuk ketahanan pangan, termasuk produksi beras yang mencapai 34,71 juta ton," kata Airlangga.

Dia menegaskan, melalui KUR sektor pertanian ini, pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga realisasinya, supaya ke depannya bisa terus tumbuh demi mencapai kedaulatan sektor pangan nasional.

"Supaya kita bisa mempertahankan swasembada beras, termasuk stabilitas harganya. Sehingga kesejahteraan petani melalui kebijakan pembiayaan yang adaptif seperti ini juga bisa terus dicapai," ujarnya.

Baca Juga :
Harga Cabai Turun Tipis diikuti Harga Telur, Catat Daftar Lengkap Komoditas Lainnya
Prabowo Pede 5 hingga 7 Tahun Lagi Indonesia Sudah Tak Impor Energi
Kabinetnya Disebut Pecah, Prabowo: Enggak, Saya Merasa Kompak dan Kerja Keras!

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
7 Manfaat Susu Kedelai untuk Ibu Menyusui, Bisa Jadi ASI Booster!
• 10 jam lalutheasianparent.com
thumb
Tim SAR Dikerahkan Cari 2 Korban Kecelakaan Kapal di Nunukan
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
KUHP Baru Digugat ke MK, Belasan Mahasiswa Uji Pasal Demo Tanpa Izin Bisa Dipidana
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Cetak Rekor Baru Lagi, Harga Emas Antam (ANTM) Kini Rp2.652.000 per Gram
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Hujan Lebat Guyur RI, BNPB Catat Banjir di Bekasi, Bogor, dan Banten
• 10 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.