8 Buah Pembawa Keberuntungan saat Imlek 2026, Ada Jeruk hingga Delima

grid.id
3 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Imlek 2026 kembali menjadi momentum penting bagi masyarakat Tionghoa untuk menyambut tahun baru dengan harapan keberuntungan dan kemakmuran. Salah satu tradisi yang tidak terpisahkan dari perayaan ini adalah penyajian buah-buahan yang dipercaya membawa energi positif.

Berbagai buah memiliki makna simbolis yang kuat, mulai dari rezeki, kedamaian, hingga persatuan keluarga. Tradisi ini tidak sekadar soal hidangan, tetapi juga sarat filosofi budaya yang diwariskan turun-temurun.

Dalam perayaan Imlek 2026, pemilihan buah dipercaya dapat merepresentasikan doa dan harapan untuk satu tahun ke depan. Berikut rangkuman buah-buah yang diyakini membawa keberuntungan saat Imlek 2026 berdasarkan China Highlights dan China Travel Guide.

Jeruk

Dalam perayaan Imlek 2026, jeruk menjadi buah yang paling umum ditemui. Jeruk dipandang menyerupai matahari dan selaras dengan prinsip Yang yang melambangkan energi positif. Karena itu, jeruk dipercaya sebagai simbol kelimpahan dan kebahagiaan.

Jeruk mandarin kerap diletakkan bersama amplop merah di samping bantal anak-anak sebagai simbol harapan keberuntungan. Selain itu, jeruk juga sering dijadikan dekorasi rumah dan hadiah saat Imlek 2026, melambangkan doa agar penerimanya memperoleh rezeki dan kebahagiaan.

Kumquat

Kumquat juga memiliki posisi penting dalam tradisi Imlek 2026. Dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (13/1/2026), pohon kumquat biasanya dipajang di dalam rumah, terutama di wilayah berbahasa Kanton seperti Hong Kong, Makau, Guangdong, dan Guangxi.

Tradisi ini dipercaya membawa keberuntungan dan kemakmuran bagi penghuni rumah. Kehadiran kumquat saat Imlek 2026 dimaknai sebagai simbol kekayaan yang terus bertumbuh sepanjang tahun.

Pomelo

Pomelo atau jeruk bali kerap disajikan saat Imlek 2026 karena melambangkan keberuntungan dan persatuan keluarga. Buah berukuran besar ini sering diletakkan di meja makan atau dijadikan hadiah.

 

Bentuknya yang besar dianggap membawa energi positif bagi keluarga. Dalam bahasa Mandarin, pomelo juga memiliki makna “melindungi”, sehingga dipercaya dapat membantu seseorang menjalani berbagai hal dengan baik selama Imlek 2026.

Apel

Apel juga menjadi buah yang sarat makna dalam perayaan Imlek 2026. Dalam bahasa Mandarin, apel disebut ping guo, yang merupakan homofon dari kata ping yang berarti damai atau tenang.

Apel merah melambangkan kemakmuran, sedangkan apel hijau melambangkan rezeki. Karena makna tersebut, apel kerap dijadikan hampers atau bingkisan untuk kerabat sebagai simbol doa agar kehidupan di tahun Imlek 2026 berjalan damai dan harmonis. 

Semangka

Semangka dipercaya membawa kekayaan dan kemakmuran saat Imlek 2026. Banyaknya biji di dalam semangka dianggap melambangkan kesuburan dan rezeki yang melimpah.

Buah ini menjadi simbol harapan akan kehidupan yang subur dan berkecukupan sepanjang tahun. Oleh karena itu, semangka sering disajikan dalam perayaan Imlek 2026 sebagai bagian dari doa akan kemakmuran keluarga.

Anggur

Anggur tidak hanya dinikmati sebagai camilan, tetapi juga menjadi simbol kekayaan dan keberuntungan dalam perayaan Imlek 2026. Buah ini melambangkan harapan agar kemakmuran dapat dirasakan secara berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari. Kehadirannya di meja Imlek 2026 dimaknai sebagai doa agar rezeki terus mengalir.

Nanas

Nanas memiliki makna khusus dalam perayaan Imlek 2026, terutama bagi masyarakat Tionghoa di Provinsi Fujian. Dalam dialek Fujian, sebagaimana Kompas.com, nanas disebut “ong lai” yang berarti keberuntungan akan datang. Karena itu, banyak orang membeli dua buah nanas dan menyimpannya di rumah saat Imlek 2026 sebagai simbol kekayaan dan keberuntungan.

 

Delima

Buah delima juga dipercaya membawa keberuntungan saat Imlek 2026. Delima melambangkan kesuburan, umur panjang, dan kemakmuran.

Biji-biji delima yang banyak di dalam kulit merah terang dianggap sebagai simbol berkah dan keberuntungan. Banyaknya biji juga dipercaya membawa harapan akan keturunan dan kelangsungan keluarga di tahun Imlek 2026. Dengan makna simbolis yang kuat, kehadiran berbagai buah ini dalam perayaan Imlek 2026 tidak sekadar melengkapi tradisi, tetapi juga merepresentasikan doa, harapan, dan filosofi hidup yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Tionghoa. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Buka Masa Sidang 2026, Ketua DPR Puan Singgung Mitigasi Bencana hingga Pemberlakuan KUHP Baru
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
Pesawat Nirawak Tianma-1000 Sukses Terbang Perdana, Siap Buka Jalur Ekspres Udara di Medan Sulit
• 17 jam lalupantau.com
thumb
KPK Periksa Petinggi PBNU Aizzudin dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
• 8 jam laluviva.co.id
thumb
Patung Macan Putih Kediri yang Viral Didaftarkan Hak Cipta
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Malaysia Jadi Primadona Baru ASEAN, Peta Pergerakan Turis Asing Bergeser
• 13 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.