Masdar UAE harap ekspansi PLTS Cirata capai kemajuan konkret tahun ini

antaranews.com
19 jam lalu
Cover Berita
Abu Dhabi (ANTARA) - Masdar, perusahaan energi terbarukan Uni Emirat Arab, berharap ekspansi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata dapat mulai mencatat kemajuan konkret tahun ini.



Head of Business Development Asia-Pacific Masdar, Fatima Al Suwaidi, mengatakan, ekspansi Cirata merupakan kelanjutan dari kemitraan jangka panjang perusahaan dengan PT PLN (Persero) sejak pengembangan PLTS Terapung Cirata berkapasitas 145 MW yang dimulai pada 2017.

“Kami berharap tahun ini dapat menjadi momentum untuk mencapai langkah konkret dalam pengembangan dan kolaborasi ekspansi Cirata,” ujar Fatima kepada ANTARA di sela Abu Dhabi Sustainability Week di Abu Dhabi, UAE, Selasa.

PLTS terapung berkapasitas 145 megawatt (MW) tersebut-yang menjadi proyek PLTS terapung pertama Masdar sekaligus proyek energi terbarukan perdananya di Asia Tenggara-dibangun di atas area seluas 250 hektare di Waduk Cirata, Jawa Barat.

Baca juga: Panel surya BTS wilayah 3T: solusi energi untuk konektivitas nasional

PLTS yang mulai beroperasi pada 2023 tersebut menghasilkan energi bersih yang cukup untuk memasok listrik bagi 50.000 rumah, sekaligus menurunkan emisi karbon hingga 214.000 ton per tahun.

Pada April 2025, Masdar dan PLN kembali menandatangani perjanjian untuk memperluas kapasitas PLTS Terapung Cirata sebesar 500 MW.

Fatima menjelaskan bahwa saat ini Masdar dan PLN tengah menjalankan kajian pra‑kelayakan (pre‑feasibility assessment) untuk menyusun dasar pengembangan proyek yang sesuai dengan regulasi terbaru Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Regulasi tersebut menaikkan batas cakupan area perairan untuk PLTS terapung dari lima persen menjadi 20 persen, yang dinilai membuka peluang lebih besar bagi Indonesia dalam pengembangan PLTS terapung.

Baca juga: ASDP bangun "green port" di Merak dan Bakauheuni guna hemat energi

Fatima menilai dukungan kebijakan dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, yang memberikan ruang bagi pengembangan PLTS terapung, juga menjadi faktor penting yang memungkinkan percepatan ekspansi Cirata.

Selain Cirata, Fatima menyampaikan Masdar juga tengah menyiapkan pengembangan PLTS Terapung Jatigede di Sumedang, Jawa Barat, yang diperoleh melalui program tender yang dilakukan PLN Indonesia Power.

Fatima menyebut bahwa setelah studi awal dan studi teknis diselesaikan, tahapan berikutnya untuk kedua proyek adalah finalisasi perjanjian jual beli listrik (power purchase agreement/PPA) serta persiapan menuju fase konstruksi.

Baca juga: Indonesia dinilai berada di jalur yang tepat dorong transisi energi

Baca juga: Kilauan di permukaan Cirata simbol harapan kemandirian energi bangsa


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Masdar UEA ingin perluas investasi panas bumi di Indonesia
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
IHSG Hari Ini Dibuka Perkasa ke Level 9.007, Saham SOTS Meroket 25%
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Trump Janji Akan Beri Tindakan Keras ke Iran Jika Macam-macam ke Demonstran
• 9 jam laludetik.com
thumb
Dunia Musik Berduka, Gitaris Black Midi Matt Kwasniewski-Kelvin Meninggal di Usia 26 Tahun
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Cerita ART Nekat Pakai Gaji Beli Saham IPO, Hasilnya Tak Terduga
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.