Pasokan listrik wilayah terdampak banjir di Pulau Siau kembali normal

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Manado (ANTARA) - PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik di Pulau Siau, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, telah pulih 100 persen setelah sempat mengalami gangguan akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pada 5 Januari 2026.

Pemulihan sistem kelistrikan dilakukan secara bertahap dan cepat sehingga sebanyak 10.232 pelanggan terdampak kini telah kembali menikmati layanan listrik secara normal.

Manager PLN UP3 Tahuna, Dimas Adhi Prabowo, Selasa, menyampaikan bahwa keberhasilan pemulihan ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh personel PLN yang diterjunkan langsung ke lokasi terdampak.

"PLN UP3 Tahuna berkomitmen penuh untuk memastikan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat. Pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Siau, kami langsung mengerahkan tim teknis untuk melakukan percepatan pemulihan dengan tetap mengutamakan keselamatan petugas di lapangan. Saat ini, kami pastikan seluruh pelanggan terdampak sebanyak 10.232 pelanggan, telah kembali mendapatkan pasokan listrik secara normal," ujar Dimas.

General Manager PLN UID Sulut, Sulteng, Gorontalo (Suluttenggo) Usman Bangun menegaskan bahwa pemulihan kelistrikan di Pulau Siau merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Ini merupakan wujud komitmen PLN untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya pada situasi darurat pascabencana," kata Usman.

Baca juga: PLN pulihkan suplai listrik di Pulau Siau-Sulut pascabanjir bandang

PLN memastikan seluruh jajaran bergerak cepat dengan tetap mengedepankan keselamatan petugas dan masyarakat, di mana pemulihan ini tidak lepas dari kerja keras tim di lapangan serta sinergi yang solid dengan pemerintah daerah, aparat, dan seluruh pemangku kepentingan.

"Ke depan PLN UID Suluttenggo akan terus memperkuat sistem kelistrikan, terutama di wilayah rawan bencana, sebagai bagian dari upaya meningkatkan keandalan layanan," ujar Usman.

Ia menjelaskan bahwa tantangan utama dalam proses pemulihan adalah tertutup akses menuju sejumlah lokasi jaringan akibat material longsor serta kerusakan pada infrastruktur kelistrikan.

Namun, berkat koordinasi yang solid antara PLN, pemerintah daerah, aparat setempat, dan masyarakat, seluruh pekerjaan pemulihan dapat diselesaikan dengan optimal.

PLN juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pengertian masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.

Ke depan, PLN akan terus melakukan evaluasi dan penguatan sistem kelistrikan, khususnya di wilayah rawan bencana, sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko dan peningkatan keandalan pasokan listrik.

Dengan pulihnya pasokan listrik secara menyeluruh di Pulau Siau, diharapkan aktivitas sosial, pelayanan publik, serta roda perekonomian masyarakat dapat kembali berjalan dengan lancar dan normal.

Baca juga: Banjir bandang terjang sejumlah permukiman di Pulau Siau-Sulut

Baca juga: 693 warga sejumlah kampung mengungsi pascabanjir bandang di Pulau Siau


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Puan Maharani Ajak Bangsa Jadikan 2026 Momentum Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Asyik! Pinjaman UMKM hingga Rp100 Juta Bebas Agunan
• 6 jam lalurealita.co
thumb
Pilkada via DPRD: Institusionalisasi “Piramida Tunggal”
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kanselir Jerman: Kami Sedang Menyaksikan Hari-Hari Terakhir Rezim Iran
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Pilkada Tak Langsung dan Krisis Fungsi Partai Politik dalam Demokrasi
• 16 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.