Kotoran Manusia Berserakan di Kota Bandung Usai Libur Nataru

viva.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

Bandung, VIVA – Daya tarik wisata dan kuliner Kota Bandung masih menjadi magnet wisatawan dalam menghabiskan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kondisi ini memberikan dampak positif bagi Kota Bandung, khususnya bagi pendapatan daerah setempat.

Pemerintah Kota Bandung mengklaim Pendapatan Asli Daerah (PAD) berhasil melampaui target yang telah ditetapkan selama masa liburan Natal 2025 dan Tahun Baru.

Baca Juga :
Turis Asing yang Datang ke Bali Bakal Wajib Sampaikan Jumlah Tabungan yang Dibawa Mulai Tahun Ini
Menhub Dudy Sebut Wisatawan Domestik ke Bali Turun 2 Persen di Periode Nataru

Disisi lain, Kota Bandung sebagai salah satu destinasi liburan favorit menyisakan masalah lain. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan Kota Bandung dihadapkan persoalan sosial dan kebersihan kota selama libur Natal dan Tahun Baru. 

Pemkot Bandung menyiapkan operasi penertiban terhadap tunawisma atau "homeless" yang kian marak di kawasan pusat kota, terutama saat lonjakan wisatawan saat libur panjang. 

Farhan mengungkapkan, maraknya aktivitas homeless terungkap saat dirinya menerima keluhan langsung dari warga ketika melakukan patroli keamanan pada Sabtu lalu. Warga mengeluhkan bau menyengat di sejumlah sudut kota yang belakangan diketahui berasal dari kotoran manusia.

"Tiba-tiba ada yang komplain ke saya, katanya baunya menyengat. Setelah saya patroli, ternyata di banyak pojok ditemukan kotoran manusia,” kata  Farhan, Selasa, 13 Januari 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut ditemukan di sejumlah titik strategis pusat kota, seperti kawasan Braga dan Taman Vanda. Bahkan, beberapa gedung kosong di sepanjang Jalan Asia Afrika turut disalahgunakan sebagai tempat buang hajat oleh oknum tertentu.

Farhan merespons solusi yang akan ditempuh pemkot bukan sekadar menambah fasilitas toilet umum. Pemerintah Kota Bandung akan lebih dulu melakukan operasi penertiban terhadap homeless dan manusia gerobak yang beraktivitas di kawasan wisata dan pusat kota.

"Solusinya, yang pertama kita lakukan adalah operasi penertiban homeless dan manusia gerobak. Jumlahnya memang cukup banyak," tegasnya.

Selain penertiban, Pemkot Bandung juga akan melakukan pembersihan menyeluruh di area-area yang selama ini kerap dijadikan lokasi buang hajat, termasuk gedung-gedung kosong dan sudut jalan di pusat kota.

Meski dihadapkan pada persoalan sosial dan kebersihan, Farhan memberikan apresiasi bahwa momen libur Nataru tetap memberikan dampak positif bagi Kota Bandung. Pendapatan Asli Daerah (PAD) selama masa liburan tercatat melampaui target yang telah ditetapkan.

Baca Juga :
Menteri Agus Bantah Kunjungan Wisatawan Asing ke Bali Turun: Mereka Banyak Tinggal di Homestay
Serambi Pertamina Kasih Wisatawan Layanan Porter hingga Pijat Gratis di Bandara Ngurah Rai Periode Nataru
Menpar soal Bali Sepi Wisatawan saat Nataru: Tetap Ramai, Hanya Turun 2 Persen

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wapres Gibran Kunjungi Papua, Tinjau Sekolah dan Pasar
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Foto: Bangkai Pesawat di Sukoharjo Jadi Buruan Pengusaha Restoran dan Wisata
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Banjir dan Angin Kencang Terjang 4 Kabupaten di NTB, Ribuan Jiwa Terdampak
• 9 jam lalugenpi.co
thumb
Malaysia Terapkan Aturan Indonesia, Kasih Ancaman Keras
• 57 menit lalucnbcindonesia.com
thumb
Kendari inisiasi perlindungan sosial ketenagakerjaan pekerja rentan
• 5 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.