Gibran Blusukan ke Pasar di Wamena, Diminta Mama-mama Papua Bantuan Modal

kompas.com
15 jam lalu
Cover Berita

WAMENA, KOMPAS.com - Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming memulai kunjungan kerjanya di Wamena, Papua Pegunungan dengan meninjau Pasar Potikelek.

Dari pantauan Kompas.com, Gibran turun dari mobil dinas Maung di pasar sekitar pukul 08.22 WIT. Usai masuk ke dalam pasar, Gibran langsung disambut para warga setempat.

Sambil menyusuri pasar, sejumlah warga pun memberikan tas dan topi noken untuk Gibran. Wapres RI langsung memakai topi noken di kepalanya serta menyelempangkan tas noken di badannya.

Selain itu, ada pula warga setempat yang memberikan ikat kepala Kasuari kepada Gibran.

Baca juga: Momen Gibran Kumpulkan Pegiat Kopi Saat Bermalam di Wamena

Beberapa warga pun menyampaikan keluhan langsung kepada Gibran. Salah satunya meminta modal usaha untuk jualan.

Koordinator Mama-Mama Pasar Potikelek, Meri Walela, menyampaikan harapan dari para pedagang di pasar tersebut.

"Saya ingin tahu anak datang sama kami Mama Mama Papua ini di Potikelek ini tujuan anak apa?" kata Meri kepada Gibran di pasar.

Gibran pun merespons mama tersebut, hanya saja tidak terdengar suaranya ke awak media. Setelah mendengar respons Gibran, Meri dan para mama di pasar langsung teriak antusias.

Baca juga: Harapan Mama Papua Saat Gibran Blusukan di Biak Numfor

Setelahnya, Meri juga menyampaikan keluhan agar pemerintah memberikan modal untuk mereka berjualan di pasar.

"Kita yang ada di sini ini, kita minta anak, minta modal untuk kita jualan di pasar ini ya. Itu yang kita jemput anak hari ini, salam. Jadi kita minta modal untuk kita jualan di pasar ini," tegas dia.

Selain Meri, ada juga bapak asal Papua yang menyuarakan hal sama. Gibran pun mengatakan akan membantu para pedagang di pasar.

"Modal usaha e," ujar seorang bapak ke Gibran.

"Baik pak. Sudah berapa lama? Sejak awal pasar dibuka?," ucap Gibran

"Iya. Sampai hari ini," jawab bapak itu diikuti anggukan kepala dari Gibran.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Selain mendengar keluhan warga, ia juga membeli dagangan sejumlah pedagang, termasuk noken.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pengusaha Hotel Sampai Bingung Saking Maraknya Bisnis Akomodasi Ilegal
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Apresiasi Masyarakat untuk Polri, Jembatan Presisi Dinilai Sangat Bantu Akses Sekolah dan Pertanian Desa
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
PGEO Mulai Tahap Eksekusi PLTP Lumut Balai Unit 3 Berkapasitas 55 MW
• 10 jam laluidxchannel.com
thumb
Kabel Semrawut di Tebet Akan Ditanam di Bawah Tanah
• 47 menit lalukompas.com
thumb
Tiang Monorel Mangkrak Dibongkar, Sutiyoso: Pilihan Terburuk tapi Paling Tepat
• 12 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.