Teknis Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said: Mulai Jam 11 Malam, Tak Perlu Tutup Jalan

suara.com
5 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta memulai pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, mulai Rabu (14/1/2026).
  • Pembongkaran dilakukan malam hari antara pukul 23.00 hingga 05.00 dengan penutupan lajur lambat secara bertahap.
  • Pihak terkait memastikan material bongkaran tidak mengganggu arus lalu lintas, meski mewaspadai perlambatan karena rasa ingin tahu pengendara.

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi memulai proses pembongkaran tiang-tiang monorel yang selama ini mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, memastikan skema pembongkaran tidak membebani pengguna jalan.

“Tidak ada penutupan jalan, karena pekerjaannya dilakukan pada malam hari. Sesuai rencana, nantinya akan ada pemotongan tiang, dengan skema satu tiang satu malam,” ujar Syafrin di lokasi pembongkaran, Rabu (14/1/2026).

Pemprov DKI Jakarta juga menerapkan sistem penutupan lajur secara bertahap atau staging demi menjaga kelancaran arus kendaraan selama pengerjaan malam hari.

Syafrin menjelaskan bahwa penutupan hanya akan menyasar lajur lambat secara kondisional, mengikuti titik tiang yang sedang dibongkar.

“Untuk lajur lambat ini akan dilakukan penutupan secara staging. Jadi, misalnya di ruas ini yang akan ditutup, tadi di ujung kami lakukan penutupan, kemudian di bukaan depan itu otomatis kendaraan dari lajur cepat bisa masuk ke jalur lambat. Demikian seterusnya sampai dengan di Simpang Gatot Subroto nantinya,” paparnya.

Waktu pelaksanaan pembongkaran beton-beton tua tersebut telah disesuaikan dengan kondisi penurunan volume kendaraan di ibu kota pada malam hari.

Proses pemotongan tiang dijadwalkan memiliki waktu kerja yang sangat terbatas guna menghindari kemacetan parah pada pagi hari.

“Sebagaimana kita ketahui, kepadatan lalu lintas di Jakarta bahkan masih terjadi hingga pukul 22.00. Window time-nya itu dari pukul 23.00 sampai dengan 05.00,” jelas Syafrin terkait durasi pengerjaan.

Baca Juga: Tiang Monorel Kuningan Akhirnya Dibongkar, Sutiyoso: Semoga Nggak Sakit Mata Lagi Kalau Lewat Sini

Syafrin juga memastikan bahwa material sisa pembongkaran telah diantisipasi agar tidak menutup akses utama para pengendara.

Ia menjamin pergerakan lalu lintas di lajur cepat tetap diupayakan mengalir tanpa hambatan fisik dari material proyek.

“Seperti contoh tadi, begitu dilakukan pemotongan, besinya tidak jatuh ke jalur, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas. Through traffic-nya tetap bisa bergerak,” terang Syafrin.

Meski rekayasa lalu lintas telah disiapkan, Dinas Perhubungan DKI Jakarta tetap mewaspadai potensi ketersendatan akibat rasa penasaran pengguna jalan yang melintas.

Syafrin mencermati adanya kebiasaan pengendara yang kerap memperlambat laju kendaraan hanya untuk melihat proses pekerjaan di lapangan.

“Kadang pada malam hari orang akan memperlambat laju di lokasi pekerjaan. Itu sudah biasa, orang kita kan rasa ingin tahunya tinggi, jadi langsung memperlambat dan menengok pelaksanaan pekerjaan,” imbuhnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Cerita Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Nonton Persib Vs Persija di TV: Sangat Panas dan Penuh Gairah
• 20 jam lalubola.com
thumb
Pelapor Pandji Berbalik Dapat Tekanan, Pembajakan Bisa Kena Ancaman Hukuman 10 Tahun
• 8 jam lalufajar.co.id
thumb
Kemenkes Identifikasi 62 Kasus Superflu di Indonesia
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
BNPB Buka-bukaan: Anggaran Bencana Terlalu Fokus Pascakejadian
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
Tiang Monorel di Rasuna Said Dibongkar Hari Ini
• 11 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.