Bang Yos Lega Tiang Monorel di Rasuna Said Dibongkar

okezone.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, turut menyaksikan pembongkaran tiang monorel di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2025). Bang Yos, sapaan akrabnya, mengaku lega fondasi kereta monorel itu telah dibongkar.

1. Bang Yos Lega

"Jujur saja hari ini hati saya itu lega sekali gitu ya dengan adanya kepastian yang dicanangkan Pak Gubernur Pramono pada pagi hari ini gitu," kata Bang Yos usai pembongkaran tiang monorel.

Ia menjelaskan, proyek itu bermula saat dirinya hendak mencari solusi atas permasalahan kemacetan di Jakarta pada 2003. Ia mengaku telah mengumpulkan pakar transportasi dari beberapa universitas untuk merancang jaringan transportasi makro ibukota.

Baca Juga :
Setelah Rasuna Said, Pramono Buka Peluang Bongkar Tiang Monorel di Kawasan Senayan

"Nah, saat proses ini dilakukan yang makan waktu berbulan-bulan tentunya karena dilakukan survei segala macam, saya studi banding ke beberapa negara ya, di antaranya dan saya berhenti lama di Bogota, Ibu Kota Kolombia ya karena situasinya sama dengan di Jakarta," ungkap Bang Yos.

Setelah itu, ia memutuskan jaringan transportasi ibukota itu terdiri atas empat moda ya. Pertama, MRT, monorel, busway, dan waterway. Ia berkata, moda transportasi itu dirancang saling terintegrasi agar rakyat dengan mudah menjangkau wilayah ibukota.

Kemudian, Bang Yos berencana memulai proyek moda transportasi itu tanpa investor. Hal itu dilandasi lantaran ia menilai kepercayaan investor terhadap Indonesia khususnya Jakarta belum pulih sepenuhnya pascagejolak 98.

Baca Juga :
Pembongkaran Tiang Monorel Dilakukan Malam Hari, Pramono: Tak Ada Penutupan Jalan

"Jadi saya tanya kepada tim itu, 'Ini moda apa yang enggak perlu investor?' Dijawab jelas 'Busway, Pak' gitu. Oleh karena itu saya mulai dengan busway. Nah untuk mengejar kecepatan menanggulangi kemacetan ini, secara paralel kita bangun juga monorel gitu kan," ucapnya.

Pada 2004, kata Bang Yos, proyek itu dicanangkan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri. Namun, proyek itu terhenti pada 2007. "Nah terus akibatnya saya tidak tahu terus mangkrak jadi besi tua seperti ini," ungkap Bang Yos.

"Dan tahun 2014 monorel ini diganti dengan LRT yang tidak ada rencana sebelumnya. Tentu Gubernur waktu itu punya alasan yang saya tidak tahu ya. Nah sejak itulah mangkrak total ini dari besi tua jadi barang seperti ini yang merusak estetika kota gitu," tambahnya.

Baca Juga :
109 Tiang Monorel di Rasuna Said Dibongkar, Pramono Tegaskan Biaya Hanya Rp254 Juta

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Di Acara HUT Bank Sulselbar, Andi Utta: Tidak ada Pengusa Berkembang Tanpa Dukungan Perbankan
• 12 jam laluharianfajar
thumb
UNHCR serukan dukungan global untuk ciptakan solusi bagi pengungsi
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Penumpang Disabilitas Jatuh ke Got di Halte Transjakarta, Pramono: Saya Akan Tegur Jajaran Direksi!
• 23 jam laludisway.id
thumb
Ijazah Jokowi yang Kembali Memanas, PSI: Bangsa yang Menyedihkan tidak Menghargai Orang yang Berjuang Keras
• 4 jam lalufajar.co.id
thumb
Kemenkes hapus fitur edit data kesehatan jemaah haji cegah manipulasi
• 19 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.