FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Salah satu kader Partai Solidaritas Indonesia, Dedy Nur Palakka memberi sindiran ke pihak yang menyorot ijazah mantan Presiden Joko Widodo.
Menurut Dedy Nur ada banyak hal yang bisa diceritakan dalam dua periode masa kepemimpinan Joko Widodo.
Mulai dari prestasi selama Indonesia dipimpinnya di kurung waktu 10 tahun itu.
Nyatanya, yang jadi perbincangan dan sorotan publik hanyalah isu soal ijazah palsunya.
Hal inilah yang disorot oleh Dedy Nur Palakka melalui cuitan di akun media sosial X pribadinya.
Ia menyindir dengan pihak-pihak yang menyorot soal ijazah palsu ini adalah orang yang mabuk yang sibuk soal ijazah.
“Dari sekian banyak prestasi yang datang dari Jokowi dan pemerintahannya selama 10th untuk bangsa Indonesia,” tulisnya dikutip Rabu (14/1/2026).
“orang-orang mabok hanya sibuk dengan Ijazahnya,” tuturnya.
Soal ijazah yang saat ini jadi perbincangan panas dipublik, Dedy Nur menyebut ini sebagai sesuatu yang menyedihkan.
Dimana, ada sebuah bangsa uang tidak menghargai salah satu mantan pemimpinnya.
Soal bagaimana mantan pemimpinnya itu berjuang selama masa jabatannya.
Belum soal bagaimana sosok pemimpin ini bekerja keras dalam melakukan perbaikan hingga mengejar ketertinggalan bangsanya.
“Luar biasa menyedihkan sebuah bangsa yang tidak bisa menghargai orang-orang yang berjuang sekeras-kerasnya dalam memperbaiki hingga mengejar ketertinggalan bangsanya,” terangnya.
(Erfyansyah/fajar)




