Purbaya Buru 40 Perusahaan Baja Besar Pengemplang Pajak 

republika.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan ada puluhan perusahaan baja yang tidak membayar pajak pertambahan nilai (PPN). Perusahaan-perusahaan pengemplang pajak tersebut di antaranya berasal dari China. Purbaya memastikan akan segera memburu mereka.  

“Baja itu (perusahaan baja pengemplang pajak) yang terdeteksi ada 40 perusahaan besar yang akan kita sidak dalam waktu singkat,” ungkap Purbaya kepada wartawan di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026). 

Baca Juga
  • Purbaya Tegaskan akan Rotasi hingga Pecat Pegawai Pajak yang Nakal
  • Purbaya: Pegawai Pajak yang Kena OTT Tetap Diberi Pendampingan Hukum
  • KPK Geledah Kantor Pusat Ditjen Pajak Kemenkeu, Sejumlah Barang Bukti Diamankan

Menurut penuturan Purbaya, puluhan perusahaan yang diklaim tidak membayar pajak tersebut berasal dari luar dan dalam negeri. Tidak hanya dari China, perusahaan lokal asal Indonesia juga ada. “Campur-campur, ada yang China, ada yang Indonesia juga,” ujarnya.  

Dengan terungkapnya perusahaan baja pengemplang pajak tersebut, Purbaya mencurigai adanya keterlibatan anak buahnya dalam kasus tersebut. Ia pun memastikan akan menelisiknya lebih lanjut. 

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Harusnya kalau perusahaan besar gampang melihatnya, berarti orang saya ada yang terlibat. Nanti kita lihat,” kata dia.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Eks Presiden Korsel Dituntut Hukuman Mati Terkait Pemberlakuan Darurat Militer
• 20 jam laludetik.com
thumb
Kadishub DKI Pastikan Belum Ada Rencana Kenaikan Tarif TransJakarta
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Mewariskan Kekayaan Alam Indonesia
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Cuaca Bojonegoro Hari Ini Rabu 14 Januari 2025 Didominasi Berawan
• 10 jam laluberitajatim.com
thumb
Diadang Unggulan Ketiga, Aldila Sutjiadi Kandas di Hobart International 2026
• 7 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.