Grid.ID - Kabar seorang lansia tewas dianiaya pemuda di Bandung menggetarkan hati Dedi Mulyadi. Sang gubernur memberikan bantuan Rp50 juta.
Peristiwa nahas menimpa AD (62). Ia harus kehilangan nyawa usai dianiaya oleh seorang pemuda berinisial DRW (21).
Diketahui peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (6/1/2026) di sebuah minimarket di Jalan AH Nasution, Kecamatan Penyileukan, Kota Bandung. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan menjelaskan kronologi kejadiannya.
Kronologi
Pada saat itu pelaku sedang berbelanja di minimarket. Ia kepergok memasukkan barang ke dalam jaketnya tanpa membayar lebih dahulu.
"Berdasarkan hasil penyelidikan, kejadian bermula saat pelaku berbelanja di Alfamart dengan memasukkan sejumlah barang ke dalam jaketnya tanpa menggunakan keranjang belanja," ujarnya, dikutip dari Tribun Jabar.
Pelaku lantas ditegur oleh pegawai minimarket. Korban yang berada di lokasi ikut membantu menegur pelaku.
Namun ternyata niat baik korban justru berujung maut. Pelaku yang tidak terima justru menganiaya korban hingga tewas.
"Pelaku memukul rahang korban hingga terjatuh, menginjak bagian leher dan dada korban, serta menampar pipi korban sebanyak dua kali hingga korban tidak sadarkan diri," jelas Hendra.
Setelahnya, korban sempat dilarikan ke RSUD Ujung Berung untuk mendapat perawatan intensif di ICU. Namun nyawa korban tidak bisa diselamatkan.
Bantuan dari Dedi Mulyadi
Kabar seorang lansia tewas dianiaya pemuda di Bandung menggetarkan hati Dedi Mulyadi. Sang gubernur pun memberikan bantuan kepada keluarga korban sebesar Rp50 juta.
"Saya menyampaikan duka sebagai Gubernur Jawa Barat, saya mengucap terima kasih ada warga Jawa Barat yang bertanggung jawab terhadap lingkungan," ujar Dedi, dikutip dari Kompas.com.
Bantuan tersebut terdiri dari Rp25 juta untuk biaya tahlilan dan kebutuhan pasca kejadian. Sementara Rp25 juta sisanya untuk membantu kebutuhan istri korban ke depannya. (*)
Artikel Asli


