TANGSEL, DISWAY.ID -- Pemerintah menargetkan penyelesaian revitalisasi 16.171 satuan pendidikan pada akhir Januari 2026 sebagai bagian dari komitmen meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan nasional.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,9 triliun untuk program revitalisasi 16.171 satuan pendidikan pada tahun 2025.
"Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai sekitar 95 persen dan ditargetkan rampung 100 persen secara bertahap pada akhir Januari 2026," ujar Abdul Mu'ti di SD Ruhama Labschool UHAMKA, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, Rabu, 14 Januari 2026.
BACA JUGA:Saniyah Kontestan Veiled Cup Korea Bawakan Lagu Love & Let Go Milik Raisa, Tiffany SNSD: Punya Suara Ajaib
BACA JUGA:ASYIK! Kamu Berhasil Dapat Saldo DANA Gratis Rp117.000 ke E-Wallet Malam ini, Caranya Cuma Main Game Populer Berikut
Sedangkan di wilayah Tangerang Raya yang meliputi Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang, penerima manfaat dari program revitalisasi satuan pendidikan berjumlah 96 sekolah, yang terdiri dari 3 PAUD, 23 SD, 13 SMP, 30 SMA, 21 SMK, 2 SLB, dan 4 pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM).
"Jumlah sekolah menerima revitalisasi secara keseluruhan sebanyak 96 sekolah, terdiri atas 3 PAUD, 23 SD, 13 SMP, 30 SMA, 21 SMK, 2 SLB, dan 4 KBM dengan total nilai bantuan sebesar Rp105 miliar," kata Mu'ti.
Selanjutnya untuk wilayah Provinsi Banten secara keseluruhan, ia menyebutkan sebanyak 323 sekolah menjadi penerima manfaat dari program revitalisasi satuan pendidikan periode 2025, yang tersendiri dari 15 PAUD, 107 SD, 75 SMP, 52 SMA, 60 SMK, 8 SLB, 1 SKB, dan 5 PKBM.
Perlu diketahui program revitalisasi satuan pendidikan di wilayah Provinsi Banten pada tahun lalu total anggaran sebesar Rp 380 miliar.
BACA JUGA:Ekspedisi Jakarta Batam dengan Ongkir 3500/Kg, Solusi Logistik Efisien Bersama Harddies Cargo
BACA JUGA:Menatap Abad Kedua Teh Kayu Aro
Terakhir, program revitalisasi ini diharapkan mampu menghadirkan sarana dan prasarana pembelajaran yang lebih layak dan mendukung peningkatan kualitas pendidikan di berbagai daerah.



