Dukung Ekspansi Bisnis Asing di Indonesia, XPND Perkenalkan Inisiatif The Indonesia Gateway

wartaekonomi.co.id
1 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Ekspansi Bisnis Indonesia (XPND) menggelar peluncuran layanan terintegrasi bertajuk The Indonesia Gateway: Accelerating Business Expansion 2026 di kantor pusat perusahaan di Jakarta. Program ini diperkenalkan sebagai upaya untuk mendukung perusahaan asing dan investor global dalam memasuki serta mengembangkan bisnis di Indonesia secara lebih terstruktur dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Momentum menuju 2026 dipandang sebagai periode penting bagi Indonesia dalam menarik arus investasi asing. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan minat investor internasional, tantangan regulasi dan operasional masih menjadi salah satu hambatan utama dalam proses masuk ke pasar domestik. 

Perbedaan sistem hukum, proses perizinan, serta kebutuhan akan pemahaman terhadap praktik bisnis lokal sering kali memperlambat realisasi investasi.

Melalui peluncuran ini, XPND memperkenalkan pendekatan layanan yang mengintegrasikan perencanaan strategi, pendirian badan usaha, serta kesiapan operasional dalam satu kerangka kerja. Inisiatif The Indonesia Gateway dirancang untuk membantu perusahaan asing menavigasi proses masuk ke pasar Indonesia dengan lebih jelas dan terukur, mulai dari tahap awal hingga fase operasional.

Chairman XPND, Agustianto Batubara, mengatakan bahwa Indonesia memiliki daya tarik besar bagi investor global, namun membutuhkan pendekatan yang tepat dalam hal kepatuhan dan struktur bisnis.

“Indonesia menawarkan peluang yang luas, tetapi juga memiliki karakter regulasi yang spesifik. Kehadiran The Indonesia Gateway diharapkan dapat membantu investor memahami dan menyesuaikan diri dengan lingkungan bisnis di Indonesia secara lebih sistematis,” ujarnya.

Dalam kerangka inisiatif tersebut, XPND membangun ekosistem layanan yang mencakup empat area utama, yakni konsultasi strategi masuk pasar, pendirian badan usaha, layanan keimigrasian, serta dukungan operasional bisnis. 

Pendekatan ini ditujukan untuk memberikan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai kebutuhan perusahaan asing dalam membangun dan menjalankan kegiatan usaha di Indonesia.

CEO XPND, Vidvant Brahmantyo, menyampaikan bahwa banyak perusahaan menghadapi kendala pada fase awal operasional, bukan karena produk atau layanan yang ditawarkan, tetapi karena kompleksitas proses administrasi dan kepatuhan.

“Melalui pendekatan yang lebih terintegrasi, perusahaan dapat mempersiapkan struktur bisnis dan operasional sejak awal, sehingga proses ekspansi dapat berjalan lebih efektif,” katanya.

Ke depan, XPND menyatakan akan terus mengembangkan layanan konsultasi dan pendampingan bagi investor dan perusahaan asing yang ingin menyusun rencana masuk pasar Indonesia secara lebih matang. 

Perusahaan juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung ekosistem investasi yang lebih sehat dan berkelanjutan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ratusan Mahasiswa STIS Dikirim PKL ke Wilayah Bencana Sumatra, Bantu Percepat Pendataan
• 3 jam lalumedcom.id
thumb
Pemprov Jabar Usulkan Swap Saham Bandara Kertajati dengan Bandara Husein
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Geger 4 Pelajar SMP di Kalbar Diduga Pesta Narkoba di Kelas, Ternyata Sabu Palsu
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Korban Bongkar Awal Mula Tergiur Trading Kripto Timothy Ronald, Gara-gara Flexing?
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
• 3 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.