JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas) Yusril Ihza Mahendra menyatakan Indonesia akan bersikap netral saat memegang presidensi Dewan HAM PBB 2026.
Yusril menyebut RI akan netral menanggapi isu hak asasi manusia dan laporan yang masuk ke Dewan HAM PBB. Namun, Yusril memastikan Indonesia bertindak sesuai instrumen HAM internasional dan ketentuan yang berlaku.
"Indonesia akan menangani dengan serius tanpa pemihakan dan betul-betul akan bertindak secara objektif serta berdasar kepada instrumen HAM internasional dan ketentuan-ketentuan hukum internasional lainnya," kata Yusril di Jakarta, Rabu (14/1).
Baca Juga: Indonesia Jadi Presidensi Dewan HAM PBB, Emban Tanggung Jawab Besar karena Geopolitik Dunia
Indnesia sendiri terpilih menjadi Presiden Dewan HAM PBB sesuai usulan kelompok Asia-Pasifik. Menurut Yusril, Indonesia didukung karena partisipasi Indonesia dalam permasalahan HAM di tingkat nasional diakui dan dihormati oleh semua pihak.
Lebih lanjut, Yusril menyatakan Indonesia sudah berpartisipasi dalam persoalan HAM internasional sebelum Dewan HAM PBB dibentuk. Yusril menyebut Indonesia sudah berpartisipasi aktif dalam Komisaris Tinggi PBB untuk HAM sebelum Dewan HAM PBB dibentuk pada 2006.
Bahkan, kata Yusril, diplomat senior Indonesia, Makarim Wibisono, pernah menjadi Ketua Komisi HAM PBB.
Yusril menyebut Indonesia, pernah menghadapi situasi sulit akibat tekanan internasional karena berbagai pelanggaran HAM, erutama terkait kasus Santa Cruz, kasus Timor Timur, kasus '98, kerusuhan Ambon, kerusuhan Poso, dan lain-lain.
"Saya pada waktu itu sebagai Menteri Kehakiman konsisten menjawab semua pertanyaan guna meyakinkan Dewan HAM dan pada akhirnya semua bisa diatasi setelah kita berhasil membangun perangkat dan instrumen HAM di sini," kata Yusril dikutip Antara.
Sebagai informasi, Indonesia secara resmi menjabat sebagai Presiden Dewan HAM PBB untuk periode tahun 2026 per bulan Januari.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Gading-Persada
Sumber : Kompas TV
- yusril ihza mahendra
- dewan ham pbb
- indonesia dewan ham pbb
- menko yusril
- pbb




