Jakarta (ANTARA) - Astra melalui program Desa Sejahtera Astra memberi pendampingan untuk memperkuat aktivitas membatik sebagai sumber penghidupan masyarakat desa, dengan pendekatan berbasis komunitas dan sistem produksi yang berkelanjutan di Desa Sejahtera Astra Singkawang, Kalimantan Barat.
“Pendampingan yang dilakukan oleh Astra melalui Desa Sejahtera Astra bertujuan untuk membangun kapasitas masyarakat serta membangun sistem kerja dan produksi yang dikelola secara bersama,” ujar Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Rabu.
Agar manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan, kata dia, diperlukan penguatan pengelolaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pembangunan sistem produksi yang lebih terstruktur.
Sejak 2021, Astra melalui program Desa Sejahtera Astra hadir mendampingi masyarakat di Singkawang untuk memperkuat sumber daya manusia serta membangun fondasi produksi yang lebih mandiri berbasis potensi lokal.
“Sehingga aktivitas ekonomi desa dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” kata Djony.
Hingga saat ini, program tersebut telah melibatkan lebih dari 240 pelaku batik yang tergabung dalam 18 kelompok produksi aktif, serta mendorong tumbuhnya workshop mandiri dan kegiatan edukasi membatik di lingkungan sekitar.
Kegiatan membatik, ucapnya, berkontribusi pada peningkatan aktivitas produksi masyarakat dan membuka peluang penghidupan yang lebih berkelanjutan bagi warga Desa Sejahtera Astra Singkawang.
Ia menyampaikan bahwa semangat Astra untuk terus mendukung penguatan masyarakat berbasis potensi lokal melalui Desa Sejahtera Astra sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa, serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.
“Inisiatif di Desa Sejahtera Astra Singkawang diharapkan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa,” ujar Djony.
Baca juga: Batik Tulis Singkawang mampu tembus pasar Sarawak
Baca juga: Kota Singkawang miliki kampung wisata membatik
Baca juga: Astra Financial dukung pemberdayaan UMKM dalam gelaran GIIAS 2025
“Pendampingan yang dilakukan oleh Astra melalui Desa Sejahtera Astra bertujuan untuk membangun kapasitas masyarakat serta membangun sistem kerja dan produksi yang dikelola secara bersama,” ujar Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro dalam keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Rabu.
Agar manfaat ekonominya dapat dirasakan lebih luas dan berkelanjutan, kata dia, diperlukan penguatan pengelolaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pembangunan sistem produksi yang lebih terstruktur.
Sejak 2021, Astra melalui program Desa Sejahtera Astra hadir mendampingi masyarakat di Singkawang untuk memperkuat sumber daya manusia serta membangun fondasi produksi yang lebih mandiri berbasis potensi lokal.
“Sehingga aktivitas ekonomi desa dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” kata Djony.
Hingga saat ini, program tersebut telah melibatkan lebih dari 240 pelaku batik yang tergabung dalam 18 kelompok produksi aktif, serta mendorong tumbuhnya workshop mandiri dan kegiatan edukasi membatik di lingkungan sekitar.
Kegiatan membatik, ucapnya, berkontribusi pada peningkatan aktivitas produksi masyarakat dan membuka peluang penghidupan yang lebih berkelanjutan bagi warga Desa Sejahtera Astra Singkawang.
Ia menyampaikan bahwa semangat Astra untuk terus mendukung penguatan masyarakat berbasis potensi lokal melalui Desa Sejahtera Astra sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa, serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.
“Inisiatif di Desa Sejahtera Astra Singkawang diharapkan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa,” ujar Djony.
Baca juga: Batik Tulis Singkawang mampu tembus pasar Sarawak
Baca juga: Kota Singkawang miliki kampung wisata membatik
Baca juga: Astra Financial dukung pemberdayaan UMKM dalam gelaran GIIAS 2025




