AS Sebut Ingin Berunding dengan Kuba untuk Tinggalkan Komunis

idntimes.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, IDN Times - Amerika Serikat (AS), pada Selasa (13/1/2026), mengatakan tidak berusaha untuk menggulingkan pemerintahan Kuba. Namun, Washington ingin bernegosiasi untuk mengubah Kuba dari sistem pemerintahan komunis otoriter. 

Dilansir BBC, Presiden AS, Donald Trump juga memperingatkan Kuba agar mau bernegosiasi. Jika tidak, maka Havana akan mendapatkan konsekuensi besar karena aliran minyak dan uang Venezuela akan dihentikan. 

Situasi di Kuba terus menegang dalam sepekan terakhir setelah serangan AS ke Venezuela. Sebab, Kuba menggantungkan impor minyak untuk kebutuhan domestik dari Venezuela. 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mengapa Januari 2026 Disebut Sebagai Puncak Risiko Bencana? Analisis Mendalam Faktor Hidrometeorologi
• 12 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Curhat Hakim Ad Hoc di Komisi III: Kami Tidak Dapat Tunjangan hingga Asuransi
• 23 jam lalukumparan.com
thumb
Iran Peringatkan Bahaya Tarif AS terhadap Negara yang Berbisnis dengan Teheran
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Bukan Ayah vs Anak, Konflik Joko Suyoto dan Manajer Farel Prayoga Kian Terbuka
• 22 jam lalugrid.id
thumb
Tekan Angka Kematian Selama Haji, Kemenhaj Perketat Kesehatan Jamaah
• 18 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.