JAKARTA, KOMPAS.TV - Banyak orang tua masih ragu memandikan anak saat terserang cacar air. Padahal, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) justru menegaskan bahwa mandi tetap aman dan dianjurkan meski anak sedang mengalami varicella.
Anjuran ini disampaikan langsung oleh Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Infeksi Penyakit Tropik IDAI, Dr. dr. Ratni Indrawanti, Sp.A, Subsp.I.P.T (K), dalam diskusi daring di Jakarta, Selasa (13/1/2026)
"Pada varicella kan memang terjadi gatal, anak boleh dimandikan ya," ujar Ratni mengutip Antara, Rabu (14/1)
Ratni meluruskan anggapan yang beredar di masyarakat bahwa anak yang terkena cacar air sebaiknya tidak mandi. Menurutnya, informasi tersebut keliru.
Baca Juga: Bappeda DKI Jakarta Buka Loker untuk S1: Tenaga Ahli SDGs, Daftar hingga 14 Januari 2026
Justru sebaliknya, mandi membantu menjaga kebersihan kulit anak, mencegah munculnya biang keringat atau miliaria, serta membuat anak merasa lebih nyaman meski sedang tidak enak badan. Kulit yang bersih juga penting untuk menurunkan risiko iritasi tambahan akibat keringat dan kotoran.
Tips Agar Anak Lebih Nyaman Saat Cacar Air
Selain mandi, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan orang tua agar anak tetap nyaman selama masa sakit:
- Gunakan pakaian berbahan ringan agar anak tidak mudah berkeringat, terutama karena cacar air sering disertai demam.
- Konsultasikan ke dokter jika rasa gatal terasa sangat mengganggu. Dokter dapat meresepkan antihistamin untuk membantu meredakannya.
- Pilih makanan bertekstur lunak, seperti bubur, untuk memudahkan anak menelan.
Ratni menjelaskan bahwa lepuhan dan rasa gatal akibat cacar air bisa muncul hingga ke area mulut.
"Kadang-kadang gejalanya (gatal) itu sampai ke mulut ya, sampai ke langit-langit atas makanya mungkin bisa dipertimbangkan untuk makan yang lebih lunak," jelasnya.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Gading-Persada
Sumber : Antara
- kesehatan anak
- cacar air
- varicella
- IDAI
- dokter anak
- tips orang tua





