Muncul Asap di Area Tambang PT Antam, Polisi Sebut dari Kayu Penyangga yang Terbakar

kompas.id
8 jam lalu
Cover Berita

BOGOR,KOMPAS - Kepulan asap yang membumbung di terowongan konsesi kerja PT Aneka Tambang (Antam) di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diduga berasal dari kayu stapling atau penyangga pada area kerja. Saat ini kondisi tambang sudah kondusif.

Hal ini disampaikan Kepala Kepolisian Resor Bogor Ajun Komisaris Besar Wikha Ardilestanto. Dia menegaskan jika kabar yang menyebutkan terjadinya ledakan di area tambang PT Antam dan ratusan orang terjebak itu tidak benar. "Tidak ada ledakan akibat kebocoran gas atau pegawai yang terjebak di dalamnya," ujar Wikha, Rabu (14/1/2026) malam.

Berdasarkan penjelasan dari manajemen, lanjut Wikha, video yang beredar merupakan dokumentasi penanganan kondisi teksi berupa asap di area tambang di bawah tanah L 600 Ciurug. Asap itu terdeteksi pada Selasa (13/1/2026) pukul 00.30 WIB.

Wikha menjelaskan, akibat asap tersebut terindikasi adanya peningkatan konsentrasi gas karbon monoksida (CO) di atas ambang batas yakni mencapai 1.200 parts per million (ppm). Kadar ini dianggap jauh melebihi batas aman yakni 25 ppm.

Baca JugaTambang Bawah Tanah Freeport Diterjang Lumpur Material, Tujuh Pekerja Terjebak 

"Kadar tersebut dianggap berbahaya karena itu aktivitas tambang segera dihentikan sementara," ucap Wikha.

Selain itu, manajemen Antam melakukan penyesuaian ventilasi dan isolasi area kerja agar tidak ada pekerja yang terpapar. Wikha memastikan, semua pekerja di tambang Antam dalam kondisi aman.

Bahkan, jajaran Polri yang berada di sekitar lokasi kejadian tidak boleh masuk ke area tambang sampai kondisi dinyatakan aman. "Ada 43 personel yang dikerahkan untuk memantau situasi di sekitar lokasi," kata Wikha.

Secara terpisah, Corporate Secretary PT ANTAM Wisnu Danandi melalui keterangan resminya, menegaskan, jika kabar yang beredar di media sosial jika ada ledakan di area tambang PT Antam dan menyebabkan ratusan orang terjebak itu tidak benar.

Baca JugaKecelakaan Kerja Tambang di Kapuas, Pekerja Asing Jadi Tersangka

Dia memastikan, perusahaan senantiasa menjalankan kegiatan usaha dengan mengedepankan keselamatan kerja, pengendalian risiko, dan penerapan praktik penambangan yang seuai prosedur. "Kami juga terus berkoordinasi dengan aparat dan pemangku kepentingan terkait untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif,” kata Wisnu.

Wisnu pun berharap, agar tidak ada lagi penyebaran informasi terkait kepulan asap di tambang Antam yang belum terverifikasi. Informasi resmi dapat merujuk dari yang disampaikan perusahaan dan pihak berwenang.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
TransJakarta Catat 6.793 Barang Penumpang Tertinggal Selama 2025
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pelaut Keturunan Tionghoa AS Jual Data Rahasia ke Intelijen PKT Seharga US$12.000, Dijatuhi Hukuman 200 Bulan Penjara
• 3 jam laluerabaru.net
thumb
Kumpulkan 1.200 Rektor hingga Pimpinan Kampus, Prabowo BahasArahPendidikan Nasional
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Pengamat: Pilkada lewat DPRD rentan lahirkan pemimpin tanpa legitimasi
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Tingkatkan Kualitas Pelayanan Hukum, Polres Pariaman Perkuat Kapasitas Penyidik
• 5 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.