Iran Tutup Wilayah Udara dari Semua Penerbangan

metrotvnews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Teheran: Flightradar24 mengatakan bahwa Iran menutup wilayah udaranya untuk semua penerbangan kecuali penerbangan internasional ke dan dari Iran dengan izin.

“Peringatan ini berlaku selama lebih dari dua jam,” kata Flightradar24, seperti dikutip dari Guardian, Kamis 15 Januari 2026.

Air India mengatakan, beberapa penerbangannya dibatalkan di tengah penutupan wilayah udara Iran dan bahwa mungkin ada penundaan pada penerbangan lain yang sekarang menggunakan rute alternatif.

Baca Juga :

Iran dalam Kendali Penuh Keamanan Terkait Protes Antipemerintah
Maskapai itu juga mengatakan penumpang harus memeriksa status penerbangan mereka di situs webnya sebelum menuju ke bandara.

“Karena situasi yang berkembang di Iran, penutupan wilayah udaranya, dan demi keselamatan penumpang kami, penerbangan Air India yang melintasi wilayah tersebut sekarang menggunakan rute alternatif, yang dapat menyebabkan penundaan. Beberapa penerbangan Air India yang saat ini tidak memungkinkan untuk dialihkan rutenya dibatalkan,” pernyataan Air India melalui X.

Maskapai Jerman Lufthansa mengatakan akan menghindari wilayah udara Iran dan Irak "sampai pemberitahuan lebih lanjut", lapor Agence France-Presse.

Grup tersebut, yang mencakup Austrian, Brussels Airlines, Discover, Eurowings, Swiss, dan ITA Airways, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menghindari wilayah udara tersebut “karena situasi terkini di Timur Tengah”.

Sebelumnya dilaporkan bahwa maskapai tersebut telah menjadi maskapai besar pertama yang memberi sinyal penarikan signifikan dari wilayah udara Israel, dengan meminta staf untuk bersiap meninggalkan Iran dan mengumumkan penangguhan penerbangan secara luas di tengah meningkatnya kekhawatiran keselamatan di wilayah Mullah.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Aksi Heroik Kopassus Serma Edi, Menantang Maut demi Selamatkan Pasukan Negara Sahabat di Udara
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Realisasi Investasi Hilirisasi Capai Rp584,1 Triliun Sepanjang 2025
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Menekraf Puji Langkah Pemprov DKI Beri Panggung IP Lokal Lewat Tahilalats Station
• 17 jam laluliputan6.com
thumb
Ironi UU Ciptaker: PHK 2025 Cetak Rekor, Kualitas Pekerjaan Turun
• 8 jam lalubisnis.com
thumb
BMKG Ungkap Pemicu Hujan Lebat pada Awal 2026
• 9 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.