Jakarta (ANTARA) - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, desa ditempatkan sebagai subjek atau pelaku utama pembangunan nasional.
"Baru Bapak Presiden Prabowo yang menempatkan desa menjadi subjek, atau menjadi pelaku utama pembangunan negeri ini,” kata Mendes Yandri saat memberikan sambutan dalam Peringatan Hari Desa Nasional 2026 seperti diikuti secara daring di Jakarta, Kamis.
Sejalan dengan itu, menurut dia, paradigma tersebut menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata, sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan, mengingat sebagian besar potensi sumber daya nasional berada di wilayah perdesaan.
Saat ini, lanjutnya, Indonesia memiliki sebanyak 75.266 desa. Jumlah yang besar itu mencerminkan bahwa pembangunan desa secara efektif tidak dapat dilakukan jika hanya mengandalkan satu kementerian, lembaga, atau sektor tertentu.
Baca juga: Mendes: Hari Desa momentum satukan energi wujudkan Asta Cita keenam
Oleh karena itu, kata Mendes, pembangunan desa harus dilakukan secara kolaboratif lintas sektor sebagaimana arahan dari Presiden Prabowo Subianto.
Berikutnya Mendes Yandri mengungkapkan Presiden Prabowo memandang kerja kolektif dalam membangun desa bernilai krusial untuk dilakukan agar desa mampu berperan sebagai penggerak utama ekonomi nasional.
Dalam kesempatan itu Mendes Yandri juga menyebut pemerintah terus mendorong penguatan peran desa melalui berbagai program strategis, antara lain Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, serta pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), desa tematik berbasis komoditas unggulan, desa ekspor, dan desa wisata.
Baca juga: DPR: Hari Desa momentum perkuat komitmen bersama majukan desa
Mendes juga menegaskan keberhasilan pembangunan desa sangat bergantung pada kekompakan dan persatuan seluruh elemen bangsa dalam mengelola potensi desa secara berkelanjutan.
“Hari Desa Nasional ini kita jadikan momentum untuk memperkuat persatuan dan memastikan desa benar-benar menjadi fondasi Indonesia maju,” kata Mendes PDT Yandri Susanto.
Diketahui, dalam peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang digelar secara langsung di Boyolali, Jawa Tengah, Kemendes PDT mengusung tema "Bangun Desa Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia".
Baca juga: Mendes ajak seluruh pihak sukseskan Hari Desa Nasional 2026
"Baru Bapak Presiden Prabowo yang menempatkan desa menjadi subjek, atau menjadi pelaku utama pembangunan negeri ini,” kata Mendes Yandri saat memberikan sambutan dalam Peringatan Hari Desa Nasional 2026 seperti diikuti secara daring di Jakarta, Kamis.
Sejalan dengan itu, menurut dia, paradigma tersebut menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata, sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan, mengingat sebagian besar potensi sumber daya nasional berada di wilayah perdesaan.
Saat ini, lanjutnya, Indonesia memiliki sebanyak 75.266 desa. Jumlah yang besar itu mencerminkan bahwa pembangunan desa secara efektif tidak dapat dilakukan jika hanya mengandalkan satu kementerian, lembaga, atau sektor tertentu.
Baca juga: Mendes: Hari Desa momentum satukan energi wujudkan Asta Cita keenam
Oleh karena itu, kata Mendes, pembangunan desa harus dilakukan secara kolaboratif lintas sektor sebagaimana arahan dari Presiden Prabowo Subianto.
Berikutnya Mendes Yandri mengungkapkan Presiden Prabowo memandang kerja kolektif dalam membangun desa bernilai krusial untuk dilakukan agar desa mampu berperan sebagai penggerak utama ekonomi nasional.
Dalam kesempatan itu Mendes Yandri juga menyebut pemerintah terus mendorong penguatan peran desa melalui berbagai program strategis, antara lain Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, serta pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), desa tematik berbasis komoditas unggulan, desa ekspor, dan desa wisata.
Baca juga: DPR: Hari Desa momentum perkuat komitmen bersama majukan desa
Mendes juga menegaskan keberhasilan pembangunan desa sangat bergantung pada kekompakan dan persatuan seluruh elemen bangsa dalam mengelola potensi desa secara berkelanjutan.
“Hari Desa Nasional ini kita jadikan momentum untuk memperkuat persatuan dan memastikan desa benar-benar menjadi fondasi Indonesia maju,” kata Mendes PDT Yandri Susanto.
Diketahui, dalam peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang digelar secara langsung di Boyolali, Jawa Tengah, Kemendes PDT mengusung tema "Bangun Desa Bangun Indonesia, Desa Terdepan untuk Indonesia".
Baca juga: Mendes ajak seluruh pihak sukseskan Hari Desa Nasional 2026



