Pulihkan Sawah Terdampak Bencana di Aceh, Mentan Amran Salurkan Benih dan Pupuk

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, meninjau langsung proses pemulihan tahap awal sawah terdampak bencana di Aceh, guna memastikan rehabilitasi lahan, bantuan sarana produksi, serta percepatan tanam berjalan tepat waktu.

Dia pun meminta jajaran Kementerian Pertanian memastikan proses rehabilitasi berjalan cepat, tepat sasaran, serta mampu mengembalikan fungsi lahan pertanian agar petani segera kembali berproduksi.

Baca Juga :
Anggarkan Rp 5 Triliun, Kementan Mulai Rehabilitasi Sawah Terdampak Bencana Aceh-Sumatera
Mendagri Bilang Perekonomian di Wilayah Bencana Sumatera Berangsur Pulih

"Kami minta seluruh swakelola, kalau perlu petaninya ikut kerjakan sendiri, dan itu dibayar pemerintah," kata Mentan dikutip dari Antara, Kamis, 15 Januari 2026.

Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, konferensi pers Minggu malam (23/11)
Photo :
  • Antara

Dia menegaskan, seluruh pekerjaan rehabilitasi dilakukan secara swakelola dan padat karya, dengan melibatkan petani setempat dan dibiayai pemerintah tanpa menggunakan kontraktor besar. Tujuannya agar manfaat ekonomi langsung dirasakan masyarakat.

"Jadi swakelola, padat karya. Enggak usah pakai kontraktor besar," ujar Amran.

Selain perbaikan lahan, pemerintah juga menyalurkan bantuan benih dan pupuk bagi petani terdampak, sebagai upaya mempercepat masa tanam berikutnya serta menjaga produktivitas pertanian di wilayah Aceh.

"Dan benih benihnya, pupuknya, Alhamdulillah dibantu pemerintah," ujarnya.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian, sawah terdampak bencana di wilayah Aceh secara keseluruhan mencapai 54.233 hektare tersebar di 21 kabupaten/kota dengan rincian kategori ringan 23.893 hektare, sedang 8.759 hektare, berat 21.851 hektare.

Untuk tahap awal rehabilitasi dilakukan seluas 13.707 hektare tersebar di Aceh 6.530 hektare, Sumatera Utara 6.593 hektare, dan Sumatera Barat 3.624 hektare.

Kementerian Pertanian telah menyiapkan anggaran Rp 1,49 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, sekaligus mengusulkan tambahan anggaran Rp 5,1 triliun untuk mempercepat pemulihan pertanian di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatera.

Amran menegaskan, pihaknya bergerak cepat memulihkan sektor pertanian pasca-bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Baca Juga :
Salurkan Bantuan Sejak Awal Bencana, Telkomsel Sigap Jaga Konektivitas
HK Akselerasi Pemulihan Infrastruktur Pascabencana di Lima Wilayah di Sumbar
Akselerasi Pemulihan Pascabencana Aceh, Intip Kolaborasi Kementerian PU dan Hutama Karya

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tiongkok Masuk Dalam Daftar Puncak  Sebagai Target Tarif Trump Terkait Iran
• 6 jam laluerabaru.net
thumb
Kuliah Teknik Informatika dari Rumah? Sekarang Bisa!
• 16 jam laludisway.id
thumb
Persita Tangerang Jaga Ambisi Bersaing di Papan Atas Super League
• 4 jam lalugenpi.co
thumb
Relawan Kemenkes: Data Sumber Berharga Nakes Selama Darurat Bencana
• 20 jam laluidntimes.com
thumb
Kasus Tambang di Kawasan Hutan Konawe Utara, Kejagung Belum Tetapkan Tersangka
• 23 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.