Aksi Prajurit TNI Pulihkan Sekolah Aceh Tamiang

tvrinews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Redaksi TVRINews

TVRINews – Aceh Tamiang

Tanpa alat berat, personel TNI berjibaku membersihkan endapan lumpur pekat di belasan gedung sekolah.

Personel militer dari Batalyon Infanteri (Yonif) 117/Ksatria Yudha dikerahkan ke sejumlah titik di Kabupaten Aceh Tamiang untuk menanggulangi dampak banjir yang melumpuhkan sektor pendidikan. 

Fokus utama operasi kemanusiaan ini adalah pembersihan material lumpur pekat yang mengendap di puluhan bangunan sekolah.

Langkah ini diambil menyusul surutnya air yang meninggalkan sisa sedimentasi tebal di ruang-ruang kelas dan fasilitas penunjang lainnya. 

Tanpa intervensi cepat, dikhawatirkan kerusakan infrastruktur pendidikan akan semakin parah dan menghambat hak belajar siswa.

Gotong Royong di Tengah Keterbatasan

Berdasarkan pengamatan di lokasi pada Rabu 14 Januari 2026, para prajurit terlihat menggunakan peralatan manual seperti serokan, sekop, dan gerobak untuk mengeluarkan lumpur dari area sekolah. 

Di Kecamatan Rantau dan Kuala Simpang, proses pembersihan dilakukan secara bertahap, mulai dari penyemprotan lumpur cair hingga pengerokan endapan yang telah memadat.

"Upaya ini merupakan wujud komitmen kami dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Prioritas kami adalah memastikan lingkungan sekolah kembali higienis dan aman untuk digunakan kembali oleh para siswa," ujar salah satu perwakilan satuan Yonif 117/KY dalam keterangannya terkait progres di lapangan.

Data terbaru menunjukkan bahwa pembersihan mencakup spektrum pendidikan yang luas, mulai dari tingkat Pendidikan Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). 

Di SDN 2 Rantau Pauh, pembersihan dilaporkan telah rampung 100 persen, sementara beberapa titik lain seperti SD Swasta Alwasliyah dan SMPN 1 Kejuruan Muda masih dalam tahap pengerjaan intensif dengan progres rata-rata di atas 50 persen.

Cakupan Wilayah Pemulihan

Secara kumulatif, terdapat 19 institusi pendidikan yang menjadi sasaran utama rehabilitasi oleh TNI. Sebaran wilayah mencakup beberapa kecamatan krusial, termasuk Karang Baru dan Sekerak. Berikut adalah beberapa rincian progres pembersihan di lapangan:

•     Pendidikan Dasar : Progres di SDN 1 Rantau mencapai 75 persen, sedangkan SD Swasta Darma Patra berada di angka 58 persen.

•     Pendidikan Menengah : SMP Swasta Darma Patra dan SMPN 1 Kejuruan Muda terus dikebut dengan pengerahan personel yang             dibagi secara sistematis.

•     Pendidikan Keagamaan : Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Muda Sedia menunjukkan progres signifikan mencapai 95 persen.

Keterlibatan TNI dalam pemulihan infrastruktur sipil ini menjadi krusial di tengah keterbatasan alat berat yang sulit menjangkau sudut-sudut ruangan kelas. 

Dengan semangat pengabdian, para personel TNI menargetkan seluruh fasilitas pendidikan di Aceh Tamiang dapat segera beroperasi secara penuh dalam waktu dekat.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Utusan Iran Surati Dewan Keamanan PBB, Tuduh Trump Berusaha Gulingkan Rezim Republik Islam
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Waspadai virus PPR, Barantin: Jangan bawa masuk kambing/domba ke RI
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Indonesia Pimpin D-8, Fokus Perkuat Perdagangan hingga Teknologi
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Arti Nama Dahlia yang Penuh Keanggunan dan 30 Rangkaiannya
• 5 jam lalutheasianparent.com
thumb
Tukang Tambal Ban Pungut Biaya untuk Pelat Nomor Lepas Saat Kelapa Gading Banjir
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.