Presiden Korea dan PM Jepang Main Drup Bareng Lagu BTS di Penutup KTT

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Rifiana Seldha

TVRINews, Jakarta

Pertemuan tingkat tinggi antara Jepang dan Korea Selatan kali ini ditutup dengan cara yang jauh dari kesan kaku dan formal. Usai menjalani hari pertama KTT bilateral, Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung justru memilih merayakannya dengan sesi santai, yakni bermain drum bersama diiringi lagu-lagu K-pop populer.

Momen tak biasa itu terekam dalam sebuah video singkat yang diunggah di kanal YouTube resmi Kantor Perdana Menteri Jepang pada Rabu, 14 Januari 2026. 

Dalam tayangan tersebut, Takaichi dan Lee tampak duduk berdampingan, mengenakan setelan olahraga biru, sambil memukul drum mengikuti irama lagu “Dynamite” milik BTS hingga “Golden”, soundtrack serial K-pop Demon Hunters.

Dok. AFP News

Sesi nge-drum ini disebut sebagai kejutan dari Takaichi, yang memang dikenal sebagai penggemar musik heavy metal dan pernah menekuni drum sejak masa kuliah. Ia bahkan memuji kemampuan Lee yang baru pertama kali memegang drum.

“Presiden belajar bermain drum hanya dalam lima sampai sepuluh menit,” ujar Takaichi dalam video tersebut, dikutip dari BBC News, pada Rabu, 14 Januari 2026. 

Dok. AFP News

Lee pun membagikan ulang momen itu melalui akun X miliknya. Dengan nada reflektif, ia menyamakan permainan drum tersebut dengan dinamika hubungan kedua negara.

“Meski tempo kami sedikit berbeda, kami berusaha menyelaraskan ritme bersama. Kami akan membangun hubungan berorientasi masa depan dengan satu hati,” tulis Lee.

Di luar nuansa ringan itu, aksi musikal tersebut membawa makna simbolik yang cukup kuat. Jepang dan Korea Selatan selama bertahun-tahun kerap dibayangi ketegangan sejarah dan politik. Namun, sesi drum bersama ini menjadi penanda mencairnya hubungan, sekaligus upaya membangun kedekatan lewat bahasa universal yaitu musik dan budaya pop.

Setelah sesi nge-drum, kedua pemimpin melanjutkan agenda dengan mengunjungi Kuil Horyuji di Nara, kota kelahiran Takaichi. Kunjungan tersebut semakin menegaskan nuansa personal dalam pertemuan bilateral kali ini.

Dalam pernyataan resmi sebelumnya, Takaichi dan Lee menegaskan komitmen untuk memperkuat kerja sama di bidang keamanan, ekonomi, dan pertukaran budaya, di tengah meningkatnya dinamika geopolitik di Asia Timur. Keduanya juga sepakat melanjutkan praktik “shuttle diplomacy”, dengan kunjungan balasan ke Korea Selatan yang dijadwalkan dalam waktu dekat.

Dari meja perundingan hingga panggung drum, pertemuan Jepang–Korea Selatan kali ini menunjukkan bahwa diplomasi tak selalu harus kaku, terkadang cukup dimulai dengan menyamakan irama.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo Ingin Biaya Kuliah Tak Memberatkan Mahasiswa
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sampai Hakim Turun Tangan Cek Langsung Ferrari dan Moge Kasus Migor
• 10 jam laludetik.com
thumb
Harga OTR Suzuki Jimny 5-Pintu On The Road Jakarta Januari 2026
• 8 jam lalumedcom.id
thumb
Sinopsis Drama Korea No Tail To Tell, Ketika Gumiho Gen Z Kepincut Pemain Sepak Bola Seganteng Park Solomon
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Kapolres Maros Imbau Jajaran Pedomani Aturan Baru KUHAP dan KUHP
• 23 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.