Eddy Soeparno Promosikan Potensi Panas Bumi RI di Forum Geothermal Dunia

detik.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno menjadi pembicara kunci dalam Geothermal Energy Dialogue. Agenda tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Abu Dhabi Sustainability Week.

Selain Eddy yang merupakan perwakilan Indonesia, dialog ini juga dihadiri oleh Deputi Badan Internasional Energi Terbarukan/IRENA Fransesco La Camera, Vikas Bharathwaaj Managing Director Morgan Stanley dan Wakil Menteri Kebijakan Iklim dan Pertumbuhan Berkelanjutan Belanda Frederik Wisselink serta stakeholders global lainnya.

Dalam paparannya, Eddy mengajak pelaku industri energi global untuk menanamkan modalnya di sektor panas bumi Indonesia.

"Indonesia diberkahi dengan potensi panas bumi sekitar 24 gigawatt (GW), menjadikannya salah satu yang terbesar di dunia. Namun, saat ini baru sekitar 10 persen dari potensi tersebut yang berhasil dimanfaatkan untuk kebutuhan energi nasional. Kondisi ini menjadi peluang emas bagi investor global yang ingin berkontribusi pada transisi menuju energi bersih," tegasnya dalam keterangan tertulis, Kamis (15/1/2026).

Baca juga: Eddy Soeparno Bahas Potensi Geothermal RI di Abu Dhabi Sustainability Week

Eddy menjelaskan seiring meningkatnya pemanfaatan energi terbarukan yang bersifat intermiten, Indonesia membutuhkan sumber energi bersih yang mampu berfungsi sebagai base load untuk menjaga stabilitas jaringan listrik.

"Geothermal memiliki karakter unik karena mampu beroperasi 24 jam, tidak bergantung pada cuaca, dan dapat menyesuaikan beban sistem. Ini yang membedakannya dari energi surya dan angin," jelasnya.

Eddy juga menyampaikan pemerintah Indonesia terus berupaya membangun infrastruktur transmisi listrik berskala besar atau super grid untuk menghubungkan pusat-pusat sumber energi terbarukan dengan wilayah dengan permintaan tinggi, terutama di Pulau Jawa. Infrastruktur ini dinilai krusial agar potensi geothermal dan energi terbarukan lain dapat dimanfaatkan secara optimal.

Dari sisi regulasi, ia menilai pemerintah telah memberikan kepastian hukum melalui sejumlah kebijakan, antara lain Peraturan Presiden tentang percepatan energi terbarukan serta kerangka nilai ekonomi karbon. Regulasi tersebut membuka peluang tambahan bagi proyek geothermal untuk memperoleh manfaat dari pasar karbon, selain pendapatan dari penjualan listrik.

Baca juga: Kunjungi Kampus Muhammadiyah Sumbar, Waka MPR Bicara Mitigasi Krisis Iklim

"Pemerintah Indonesia, bersama DPR, tengah berupaya mempercepat revisi berbagai regulasi untuk menciptakan iklim investasi yang lebih menarik bagi pengembangan energi bersih sekaligus memberikan kepastian hukum bagi investor yang tertarik mengembangkan energi terbarukan," imbuh Eddy.

Lebih lanjut ia menjelaskan, melalui Peraturan Presiden Nomor 112 Tahun 2022 tentang percepatan energi terbarukan dan Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang nilai ekonomi karbon, pemerintah memberikan kepastian hukum jangka panjang bagi investor.

"Selain pendapatan dari penjualan listrik, proyek geothermal juga memperoleh sumber pendapatan tambahan dari pasar karbon, sehingga meningkatkan kelayakan finansial dan daya tarik investasi," ungkap Eddy.

"Dengan kebijakan yang konsisten, infrastruktur yang memadai, dan kolaborasi internasional yang kuat, geothermal akan menjadi tulang punggung ketahanan energi sekaligus mesin pertumbuhan ekonomi hijau Indonesia," pungkasnya.




(akn/ega)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
AS-Inggris Keluarkan Larangan Perjalanan ke Timur Tengah
• 14 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Saham Folago (IRSX) Melejit Sentuh ARA Terpantik Rencana Rights Issue Rp3,71 Triliun
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Pemanfaatan Eco Enzyme Dinilai Efektif Tekan Dampak Lingkungan di TPA, Komisi XII DPR RI Dorong Kajian Lanjutan
• 1 jam lalupantau.com
thumb
Jenazah Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet Telah Dievakuasi dan Dipulangkan
• 4 jam laluinsertlive.com
thumb
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah RI, Bos BKPM Ungkap Hal Tak Terduga
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.