Selain S-26 Promil Gold pHPro 1, Nestle Indonesia Pastikan Produk Lain Aman Konsumsi

harianfajar
7 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, JAKARTA-  Selain Wyeth S-26 Promil Gold pHPro 1, Nestlé Indonesia memastikan seluruh produk lain yang beredar di pasaran Tanah Air  aman dikonsumsi.


Sebelumnya, Nestle melakukan penarikan produk Wyeth S-26 Promil Gold pHPro 1
di sejumlah negara. Karena berpotensi tercemar toksin cereulide.


Namun, setelah dilakukan penelitian terhadap produk yang beredar di Indonesia, tak ada cemaran tersebut. Meski begitu, penarikan tetap dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian.

“Nestlé Indonesia menegaskan bahwa fasilitas produksi di Indonesia tidak terdampak oleh isu ini, dan seluruh produk yang diproduksi di Indonesia tetap aman untuk dikonsumsi, termasuk produk NUTREN Junior,” tulis Nestlé Indonesia menjawab komentar netizen yang khawatir dengan produk susu formula lain dari Nestlé, dikutip Kamis 15 Januari 2026.


Perusahaan juga memastikan bahwa seluruh produk impor yang dijual di Indonesia telah memenuhi standar keamanan pangan dan mutu, baik nasional maupun internasional.


“Produk impor yang dijual oleh Nestlé Indonesia tetap memenuhi seluruh persyaratan keamanan pangan dan mutu, dan hal ini telah dikonfirmasi melalui pengujian yang komprehensif,” lanjut pernyataan tersebut.


Nestlé Indonesia menjelaskan, hanya terdapat dua batch produk impor dari Swiss yang dinilai berpotensi terdampak, yakni Wyeth S-26 Promil Gold pHPro 1 untuk bayi usia 0–6 bulan dengan nomor batch 51530017C2 dan 51540017A1.


Meski demikian, hasil pengujian menunjukkan produk tersebut tetap aman.
“Kedua batch ini telah diuji menggunakan metode pengujian paling akurat dan hasilnya memastikan bahwa cereulide tidak terdeteksi,” tulis Nestlé.


Sebagai langkah kehati-hatian dan sejalan dengan pernyataan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada 14 Januari 2026, Nestlé Indonesia memutuskan untuk menghentikan distribusi dan sementara waktu menghentikan impor produk terdampak.


“Nestlé Indonesia telah menghentikan distribusi serta melakukan penarikan produk secara sukarela terhadap dua batch tersebut di bawah pengawasan BPOM,” tegas perusahaan.


Nestlé Indonesia mengimbau konsumen yang memiliki produk terdampak untuk segera menghubungi layanan konsumen.


“Konsumen yang memiliki Wyeth S-26 Promil Gold pHPro dari batch terdampak dapat menghubungi Nestlé Consumer Services di 0800 182 1028 atau melalui email [email protected],” tulis keterangan itu.


“Nestlé Indonesia tetap berkomitmen pada standar mutu dan keamanan pangan tertinggi serta menyediakan informasi yang jelas dan transparan kepada orang tua dan masyarakat luas,” pungkasnya. (jp)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bebas dari Tahanan dan Divonis Pengawasan, Laras Faizati: Keadilan Belum Sepenuhnya Ditegakkan!
• 10 jam lalusuara.com
thumb
PII nilai jalur evakuasi jadi unsur penting pengurangan risiko bencana
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Investasi 2025 Tembus Rp 1.905 Triliun, Serap 2,7 Juta Tenaga Kerja
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Populer Ekonomi: Fakta Pencairan BLT Kesra 2026 hingga IHSG Tembus Level 9.000
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kode Keras Pernikahan, Rayn Wijaya dan Ranty Maria Unggah Foto Berlatar Biru 
• 10 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.