Prabowo Tambah Anggaran Riset Kampus Rp 4 T untuk Dukung Hilirisasi Industri

katadata.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto menambah anggaran untuk riset senilai total Rp 4 triliun kepada perguruan tinggi. Dana riset universitas ini diberikan bagi para peneliti kampus yang merilis penelitian ilmiah bertema industri dan hilirisasi.

Prabowo menyampaikan hal tersebut saat menggelar pertemuan tertutup selama tiga jam dengan 1.200 rektor dan guru besar perguruan tinggi negeri maupun swasta di Istana Negara, Jakarta pada Kamis (15/1).

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengatakan, hasil riset dari perguruan tinggi nantinya akan menjadi sumber rujukan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dalam mengembangkan 18 proyek hilirisasi strategis dan proyek waste to energy.

"Bapak Presiden menambah alokasi dana untuk riset dan inovasi seluruh perguruan tinggi itu sampai Rp 4 triliun," kata Brian dalam konferensi pers setelah forum pertemuan.

Pemerintah berharap perguruan tinggi dapat memperkuat pengembangan hilirisasi industri melalui dukungan riset yang solid. Dengan basis riset yang kuat, kemandirian nasional dalam pengembangan hilirisasi industri diharapkan meningkat dan tidak bergantung pada pihak luar.

Brian mengatakan, Prabowo memerintahkan Kementeriannya untuk segera berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan serta Kementerian Sekretariat Negara terkait pencairan dana riset Rp 4 triliun itu.

Menurut Brian, Prabowo juga menyoroti dinamika geopolitik global yang kian kompleks. Dalam konteks tersebut, Indonesia yang memiliki sumber daya alam melimpah diharapkan bisa mampu berdiri mandiri melalui perguruan tinggi sebagai lokomotif penggerak kapasitas nasional.

"Bapak Presiden berharap perguruan tinggi benar-benar memainkan peran yang signifikan mencetak SDM-SDM yang unggul," ujarnya.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan, Prabowo turut menjelaskan perkembangan terkini kondisi nasional, termasuk dinamika geopolitik global yang berdampak terhadap Indonesia.

Salah satu isu utama yang akan disampaikan dalam forum pertemuan tersebut adalah pemenuhan kebutuhan tenaga dokter. "Kita masih kekurangan hampir di atas 100 ribu. Nah ini kita harus cari cara bagaimana itu bisa mempercepat," ujarnya sebelum acara dimulai.

Selain itu, Prabowo juga akan menyoroti peningkatan kualitas perguruan tinggi. Hal ini mencakup dosen serta ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan.

Prasetyo Hadi mengatakan, saat ini pemerintah tengah melakukan perhitungan untuk mengurangi beban operasional perguruan tinggi negeri. Rencana ini diharapkan agar kampus dapat berkembang tanpa tekanan biaya yang berlebihan.

"Kami sedang coba menghitung bagaimana universitas-universitas ini dapat maju, berkualitas ,dan tidak memberatkan dari sisi pembiayaan bagi mahasiswa," ujarnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Seberapa Religius Gen Z di Sekolah? Simak Hasil Survei Indeks Keberagamaan Siswa
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
Kontrak Berjangka Wall Street Kembali Melemah saat Menanti Putusan Tarif Trump
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
BMKG Jambil Imbau Masyarakat Pesisir Waspada Potensi Gelombang Tinggi dan Banjir Rob
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Wisata empati dan edukasi mitigasi gairahkan pariwisata Sumbar
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
DPR Minta Mendagri Sisir Anggaran Pemda, Temukan Makan-Minum Rp1 Miliar
• 2 jam laluidntimes.com
Berhasil disimpan.