Agro Yasa (AYLS) Punya Pemilik Baru, Harga Sahamnya Terbang

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) mengumumkan bahwa perseroan memiliki pemegang saham pengendali baru, PT Bintang Cahaya Investment (BCI).

PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) mengumumkan bahwa perseroan memiliki pemegang saham pengendali baru, PT Bintang Cahaya Investment (BCI). (Foto: Freepik)

IDXChannel - PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) mengumumkan bahwa perseroan memiliki pemegang saham pengendali baru, PT Bintang Cahaya Investment (BCI). Pemilik baru tersebut kini menguasai saham mayoritas AYLS.

Direktur Utama Agro Yasa, Indra Jaya David Pardosi mengatakan, BCI telah menuntaskan proses akuisisi sebanyak 594,7 juta saham AYLS atau setara 69,69 persen dari total modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Baca Juga:
Siapa Pemilik Saham AYLS? Punya Bisnis Aspal dan Geosintetik, Ini Pengendalinya

"Pengambilalihan mengakibatkan berubahnya pemegang saham pengendali dalam perseroan, yakni BCI," katanya dalam keterbukaan informasi, Kamis (15/1/2026).

Saham AYLS ditutup menguat 25 persen, menyentuh batas auto reject atas (ARA) ke level Rp322. Kenaikan tersebut melanjutkan lonjakan harga serupa sebelumnya yang melesat 34 persen.

Baca Juga:
IHSG Sesi I menguat ke Level 9.028, AYLS hingga KOCI di Jajaran Top Gainers

BCI mengambil alih 69,69 persen saham AYLS dengan nilai transaksi Rp39,85 miliar. Dengan kata lain, harga pengambilalihan yang disepakati antara BCI dan PT Anugrah Cakrawala Dunia selaku pengendali lama sebesar Rp67 per saham.

Agro Yasa merupakan perusahaan yang menyediakan solusi terkait tanah, khususnya geosintetik untuk menunjang proyek-proyek di bidang infrasatruktur, pertambangan, dan pertanian.

Dalam keterangannya, BCI berniat memperluas usaha AYLS secara regional dan global. Dengan dukungan finansial, manajerial, dan infrastruktur BCI, AYLS diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan, daya saing, serta memperoleh arahan strategis dari pemilik baru.

BCI diketahui berdomisili di Centennial Tower, Jakarta. Bisnis utamanya terkait perusahaan holding. Namun, tak diketahui lebih rinci terkait identitas pemilik baru, termasuk Ultimate Beneficial Owner (UBO) dan sektor usaha spesifik yang digeluti.

Sesuai POJK 9/2018, BCI bakal menggelar Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) kepada pemegang saham publik. Rincian terkait MTO akan diumumkan kemudian.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polemik Pasal Nikah Siri di KUHP Baru, Selly: Bukan Kriminalisasi Agama, Tapi Perisai bagi Perempuan
• 13 jam lalusuara.com
thumb
Jaga Stok Daging di Jakarta, Dharma Jaya Berencana Impor Ribuan Ekor Sapi dari Australia
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
Nin Yasmine Lisasih S.H., M.H. : Peraih Dua Penghargaan di Penghujung Tahun 2025 dalam Peran Gandanya sebagai Akademisi dan Praktisi Hukum.
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Tak akan Mudah Cari Pengganti Federico Barba, Pengamat Sebut Bojan Hodak Harus Buat Gebrakan di Persib Bandung
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
IHSG Diproyeksi Melaju ke 9.100, Cek Saham BREN hingga BRIS
• 18 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.