BALI masih mempertahankan posisinya sebagai salah satu destinasi pariwisata paling strategis di Indonesia, bahkan di kawasan Asia Pasifik. Pulau Dewata bukan hanya menjadi tujuan utama wisatawan domestik dan mancanegara, melainkan juga berperan sebagai pintu masuk menuju berbagai destinasi unggulan di Indonesia Timur.
Tren perjalanan yang terus tumbuh, didukung konektivitas udara dan ekosistem pariwisata yang matang, menjadikan Bali sebagai simpul penting pergerakan wisata nasional. Seiring meningkatnya minat wisata ke kawasan Indonesia Timur, arus perjalanan melalui Bali juga menunjukkan tren positif.
Destinasi seperti Labuan Bajo, Raja Ampat, Wakatobi, Manado, hingga Ternate semakin banyak dipilih wisatawan, dengan Bali berfungsi sebagai titik transit sekaligus destinasi utama. Momentum libur panjang dan akhir tahun turut memperkuat peran Bali sebagai penggerak utama pariwisata di kawasan timur Indonesia. Melihat potensi tersebut, PT Global Tiket Network (tiket.com) meresmikan kantor cabang baru di Bali. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat posisi Bali sebagai hub pariwisata Indonesia Timur sekaligus memperluas jangkauan layanan bagi konsumen dan mitra industri pariwisata.
Baca juga : Perluas Akses Internet ke Wilayah Terisolir Bali, Dorong Pemerataan Konektivitas Digital
Senior Vice President of Accommodations tiket.com, Cisyelya Bunyamin, mengatakan kehadiran kantor cabang Bali memungkinkan perusahaan lebih dekat dengan kebutuhan wisatawan dan mitra lokal.
“Pembukaan kantor baru ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang kami dalam memperkuat konektivitas pariwisata nasional, khususnya dari dan menuju Indonesia Timur,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (15/1).
Kantor cabang Bali akan menjadi pusat koordinasi operasional tiket.com untuk wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Adapun kantor Surabaya tetap difokuskan untuk melayani Jawa Timur. Pembagian wilayah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasional serta pengembangan kemitraan sesuai karakter tiap destinasi.
Baca juga : Ratusan Truk Sampah Antre di Pintu Gerbang Masuk TPA Suwung, Ada yang Menginap
Dari sisi kinerja, sepanjang 2025 kawasan Indonesia Timur mencatatkan pertumbuhan pemesanan sebesar 23% secara tahunan (year-on-year/yoy). Bali berkontribusi signifikan dengan pertumbuhan pemesanan sebesar 15% YoY, menegaskan perannya sebagai destinasi utama sekaligus motor penggerak permintaan perjalanan di kawasan tersebut. Untuk preferensi wisatawan di Bali, pemesanan akomodasi masih mendominasi, terutama hotel bintang tiga, empat, dan lima.
Secara wilayah, Kuta mencatatkan volume pemesanan tertinggi dengan pertumbuhan 10% yoy sepanjang 2025, disusul Seminyak, Legian, Nusa Dua, dan Canggu. Secara regional, Bali tetap menjadi destinasi paling diminati di Indonesia Timur, diikuti Surabaya, Malang, Makassar, dan Lombok. Momentum libur Natal dan Tahun Baru 2025-2026 turut mendorong lonjakan pemesanan, dengan Bali mencatatkan pertumbuhan sebesar 8% yoy pada periode tersebut.
Ke depan, tiket.com menargetkan kantor cabang Bali dapat berperan sebagai pusat pengembangan kemitraan akomodasi, transportasi, dan atraksi wisata. Langkah ini diharapkan memperkuat distribusi destinasi Indonesia Timur sekaligus menegaskan posisi Bali sebagai gerbang utama perjalanan wisata di kawasan tersebut. (E-4)




