Menteri Agama Puji Kerukunan Umat Beragama di Kepri: Di Atas Rata-rata Nasional

pantau.com
14 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, memuji kehidupan beragama di Provinsi Kepulauan Riau saat berkunjung ke gedung PTSP Kanwil Kemenag Kepri di Kota Tanjungpinang pada Kamis, 15 Januari 2026.

Ia menyebut bahwa kualitas kehidupan keagamaan masyarakat Kepri berada di atas rata-rata nasional.

Menurutnya, tingginya indeks kerukunan mencerminkan keberhasilan pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman.

"Kualitas jamaah dan kehidupan keagamaan masyarakat Kepri ini sangat baik, bahkan berada di atas rata-rata. Ini tidak lepas dari peran pemerintah daerah yang konsisten menjaga kerukunan dan kualitas kehidupan sosial masyarakat," ungkapnya.

Komitmen Pemerintah Daerah Jaga Kerukunan

Nasaruddin memberikan apresiasi kepada Gubernur, Wakil Gubernur Kepri, dan seluruh pemangku kepentingan atas komitmen mereka dalam menjaga kerukunan umat beragama.

Ia menyatakan bahwa komitmen tersebut telah menjadikan Kepri sebagai daerah yang aman, damai, dan harmonis.

Menag juga menyampaikan kekagumannya atas kekayaan intelektual dan spiritual masyarakat Kepri, terutama setelah ia berziarah ke makam Raja Ali Haji dan Daeng Celak di Pulau Penyengat.

"Makam Daeng Celak yang saya ziarahi tadi, merupakan salah satu nama yang menjadi silsilah keluarga saya di Palopo, Sulawesi," ia mengungkapkan.

Ia meyakini warisan intelektual para wali dan ulama akan terus menjaga keberkahan dan keamanan di Bumi Melayu.

IKUB Kepri Terus Meningkat Selama Dua Tahun Berturut-turut

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menyampaikan bahwa Kepri berhasil meningkatkan Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) selama dua tahun terakhir.

Ia menjelaskan bahwa pada tahun 2025, IKUB Kepri mencapai 83,68 poin, naik dari 82,21 poin di tahun 2024.

Dengan capaian tersebut, Kepri menempati peringkat ketiga di regional Sumatera dan masuk dalam klaster atas secara nasional.

"Alhamdulillah, dengan keberagaman suku, budaya dan agama yang ada di Kepri, kita dapat hidup rukun, tenang dan damai. Ini adalah modal sosial yang sangat berharga untuk membangun daerah," ujar Gubernur Ansar.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Menag: Isra Mikraj Jadi Momentum Pertobatan Ekologis, Berhenti Merusak Alam
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
Atasi Banjir Langganan di Tangerang, Pemkab Rencanakan Bangun Pintu Air di Sungai Cidurian
• 2 jam laluliputan6.com
thumb
Didampingi Tiga Dekan, Plh Rektor UNM Hadiri Taklimat Presiden RI di Istana Merdeka Jakarta
• 22 jam laluharianfajar
thumb
6 "Pak Ogah" Ditangkap Polisi Akibat Pungli Tutup Exit Tol Rawa Buaya
• 22 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Bernardo Tavares Harap Pemain Asing Baru, Tutup Kelemahan Persebaya
• 12 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.