Harga Pangan Nasional Alami Fluktuasi Signifikan

tvrinews.com
18 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews - Jakarta

Data Terbaru PIHPS Mencatat Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah dan Telur di Pasar Eceran

Laporan terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dirilis oleh Bank Indonesia menunjukkan adanya pergerakan harga yang bervariasi pada sejumlah komoditas pokok di tingkat pedagang eceran secara nasional.

Berdasarkan pantauan data pada Jumat 16 januari 2026 pagi, komoditas hortikultura khususnya cabai rawit merah menjadi salah satu instrumen pangan dengan nilai jual tertinggi, menyentuh angka Rp57.150 per kilogram. 

Tren penguatan harga juga terlihat pada sektor protein hewani, di mana harga telur ayam ras kini diperdagangkan di level Rp36.000 per kilogram.

Tekanan Harga pada Sektor Hortikultura dan Daging

Selain cabai rawit merah, kelompok bawang juga menunjukkan angka yang cukup tinggi. Bawang merah tercatat berada di posisi Rp54.600 per kilogram, disusul oleh bawang putih yang dibanderol Rp45.050 per kilogram.

Di sektor daging, harga daging sapi kualitas I masih tertahan di level tinggi yakni Rp137.900 per kilogram, sementara untuk kualitas II berada di angka Rp128.150 per kilogram. Untuk komoditas daging ayam ras, pasar mencatatkan harga rata-rata Rp41.900 per kilogram.

Stabilitas dan Segmentasi Harga Beras

Pemerintah dan otoritas moneter terus memantau pergerakan harga beras yang terbagi dalam beberapa klasifikasi kualitas. Berdasarkan data resmi PIHPS:

  • Beras Kualitas Super : Berkisar antara Rp17.600 hingga Rp18.100 per kg.
  • Beras Kualitas Medium : Diperdagangkan pada rentang Rp16.550 hingga Rp17.050 per kg.
  • Beras Kualitas Bawah : Tersedia di kisaran Rp15.200 hingga Rp15.500 per kg.

Komoditas Minyak Goreng dan Gula

Sektor kebutuhan rumah tangga lainnya seperti minyak goreng juga menunjukkan keberagaman harga tergantung pada jenis kemasannya. 

Minyak goreng curah saat ini dipasarkan seharga Rp20.700 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek berada di rentang Rp22.250 hingga Rp24.300 per liter. 

Untuk komoditas pemanis, gula pasir lokal tercatat di angka Rp19.950 per kilogram, sementara varian premium mencapai Rp23.200 per kilogram.

Data yang dihimpun per pukul 09.40 WIB ini memberikan gambaran komprehensif mengenai kondisi inflasi pangan di tingkat konsumen. 

Fluktuasi ini diharapkan menjadi acuan bagi pemangku kepentingan dalam mengambil kebijakan stabilisasi pasokan ke depan.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harga Pangan Jumat (16/1): Beras-Daging Ayam Turun, Telur Naik
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Heikal Safar: Dana Pilkada Langsung Bisa Dialihkan untuk Pendidikan dan Kesehatan Gratis
• 11 jam lalujpnn.com
thumb
Putri Guntur Soekarno Sebut Masyarakat Jepang Mengadopsi Filosofi Pancasila
• 14 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Kronologi Wanita di Palembang Kehilangan Uang Tabungan Rp 12,3 Juta di Bank, Curiga Ada Penarikan Ini
• 13 jam lalugrid.id
thumb
Trump : Pembunuhan di Iran Telah Berhenti, Mendorong Pemberlakuan Tarif Semikonduktor dan Mineral
• 13 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.