Kementerian ATR/BPN Ungkap Capaian PTSL Tembus 1,58 Juta Bidang Tanah hingga 2025

bisnis.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaporkan realisasi program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) sepanjang tahun 2025  mencapai 1,58 juta bidang tanah.

Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN Dalu Agung Darmawan memerinci, dari target peta bidang tanah PTSL yang ditetapkan sebanyak 1.552.000 bidang, pihaknya mampu merealisasikan sebanyak 1.584.476 bidang tanah.

"Kalau kita lihat capaian output-nya, untuk peta bidang tanah PTSL dari target 1.552.000 tercapai 1.584.476 atau setara 102,06%," ujar Dalu dalam keterangan resmi dikutip Jumat (16/1/2026).

Secara keseluruhan, Dalu menyebut bahwa program PTSL secara kumulatif mencatatkan kinerja sebesar 99,87%. 

Selain PTSL, efektivitas penataan ruang juga ditunjukkan melalui dokumen persetujuan substansi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten/Kota yang terealisasi sebanyak 35 dokumen dari volume efektif sebanyak 55.

Selain itu, penerbitan Surat Keputusan Redistribusi Tanah tercapai 97,13 persen, akses peta Zona Nilai Tanah mencapai 100 persen, serta penerbitan tanah terlantar dan hasil pengendalian Hak Guna Usaha (HGU) mencapai 124 persen. 

Baca Juga

  • Nusron Wahid Ungkap 123,1 Juta Bidang Tanah Terdaftar Lewat PTSL
  • Nusron Wahid Bidik 4 Juta Bidang Tanah Terdaftar PTSL di 2026
  • Menteri ATR/BPN Lapor 121 Juta Bidang Tanah Terdaftar Lewat PTSL

“Penanganan sengketa juga menunjukkan kinerja sangat tinggi dengan capaian 282,99 persen,” ungkapnya.

Memasuki 2026, Kementerian ATR/BPN mendapatkan kenaikan pagu efektif menjadi Rp8,87 triliun. Dalu menegaskan bahwa fokus tahun ini tetap pada percepatan pelayanan dan penguatan digitalisasi pertanahan guna menekan tunggakan layanan.

Pihaknya membidik target serapan anggaran tahun 2026 sebesar 98% dan berambisi masuk dalam jajaran 10 besar kementerian/lembaga dengan kinerja anggaran terbaik.

"Penyelesaian sengketa, pelaksanaan reforma agraria, dan penataan tanah menjadi fokus utama kami,” pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Perkuat Kompetensi SDM, Pertamina Gandeng ITB Siapkan Insinyur Masa Depan
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
KLH Gugat 6 Perusahaan Diduga Penyebab Bencana Sumatera Rp 4,8 Triliun
• 21 jam laludetik.com
thumb
Adegan Memilukan! Video Seekor Kuda Poni Diam-diam Meneteskan Air Mata Saat Mencium Bulu Ekor Induknya yang Mati
• 8 jam laluerabaru.net
thumb
Kelas Menengah Bawah yang Tertekan Jadi PR Besar Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
• 23 jam lalumediaindonesia.com
thumb
KNPI Desak Audit Besar-besaran Kasus Pagar Laut Tangerang demi Keadilan Nelayan
• 6 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.